Kondisi Medan dan Cuaca Hambat Proses Evakuasi 4 Pendaki di Marapi

"Kondisi keempatnya cukup baik dan tidak ada yang cidera, tapi memang mereka kelelahan, kedinginan, dan dalam keadaan basah. "
Pendaki mendapat perawatan Tim SAR Gabungan (Dokumentasi Tim SAR)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Empat orang pendaki Gunung Marapi-Sumbar dikabarkan harus dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah diterpa badai di puncak gunung, Minggu 20 Oktober 2019. Keempat pendaki yang berasal dari Riau ini adalah Aditya Bayu Nugraha (22 tahun), Fajri Setiawan (22 tahun), Rahmat Taufik (22 tahun), dan Muhammad Satria (22 tahun).

Koordinator Pos SAR 50 Kota Robi Saputra, SE mengatakan tim gabungan telah bersama dengan keempat pendaki tersebut. Tim yang terdiri dari tiga tim tersebut juga tengah turun dan berada di ketinggian 1.750 mdpl.

"Kondisi keempatnya cukup baik dan tidak ada yang cidera, tapi memang mereka kelelahan, kedinginan, dan dalam keadaan basah. Tim juga telah melakukan pertolongan pertama agar mereka dapat bertahan hingga turun nanti," katanya.

Menurut Robi yang didampingi Jefri Hunter, salah seorang Rescuer, tim juga agak sedikit mengalami keterlambatan karena kondisi cuaca dan medan. Mereka ditemukan di atas Tugu Abel dan di bawah Puncak Merpati atau di Lapangan bola di atas gunung.

"Kondisi cuaca yang sering hujan membuat tim harus berhati-hati agar tidak tergelincir. Kemudian medan yang licin dan jarak pandang di atas yang berkabut membuat tim tidak gegabah saat turun dan membawa korban," ujarnya.

Ia menjelaskan jarak pandang di atas tadi pagi itu mencapai 5 meter karena kabut. Ia berharap nantinya cuaca dapat cerah sehingga proses evakuasi yang tengah berlangsung dapat berjalan Lancar.

"Semoga tidak ada kendala nantinya dan diprediksi Tim akan sampai di bawah sebelum Ashar atau sekitar pukul 3 sore nanti," kata Robi Saputra, SE.

(Ade Suhendra)