Pembangunan Balai Adat Termegah di Payakumbuh Dimulai, Riza Falepi Letakkan Batu Pertama

"Mudah-mudahan ini merupakan Balai Adat terakhir untuk Kenagarian Koto Panjang, dan digadang-gadang akan menjadi Balai Adat termegah di Kota Payakumbuh"
Riza Falepi saat melakukan pelatakan batu pertama Balai Balai Adat KAN Koto Panjang Kecamatan Latina. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Lima tahun setelah ditimpa musibah kebakaran pada awal 2014 silam, Senin (21/10) pembangunan Balai Balai Adat Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) akhirnya dimulai kembali.

Dimulainya pembangunan Balai Adat KAN tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi.

Pembangunan kembali tersebut merupakan bantuan dari Pemko Payakumbuh melalui dana hibah sebesar Rp250 juta. Ketua KAN Koto Panjang YK Dt. Patiah Baringek menyebut, Balai Adat tersebut sudah mengalami perpindahan beberapa kali, dan lokasi yang sekarang merupakan lokasi ke lima setelah peristiwa kebakaran pada 2014 silam.

"Mudah-mudahan ini merupakan Balai Adat terakhir untuk Kenagarian Koto Panjang, dan digadang-gadang akan menjadi Balai Adat termegah di Kota Payakumbuh," kata Ketua KAN Koto Panjang YK Dt. Patiah Baringek, Senin (21/10).

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengakui, untuk saat ini Pemko Payakumbuh mengarahkan sebagian besar dana pembangunan ke Latina.

"Pembangunan yang kita lakukan sekarang ini untuk pemerataan pembangunan di Kota Payakumbuh, kita tidak menginginkan adanya ketimpangan pembangunan," ucap Riza.

Riza menyebut, untuk pengurusan pengembangan pembangunan kota di Kecamatan Latina bisa dilakukan dengan cukup mudah, sebab untuk pembesasan lahan warganya cukup mendukung untuk pembangunan.

"Sekarang bisa kita lihat, pembangunan di sini cukup banyak, dan semua prosesnya berjalan lancar, ditambah oleh dukungan anggota DPRD perwakilan dari Lamposi ini, serta dukungan dari seluruh warga," ujarnya.

Dia berharap, pembangunan Balai Adat Kanagarian Koto Panjang dapat tuntas pada 2021.

"Dan Balai Adat ini bisa menjadi yang termegah di Kota Payakumbuh," pungkasnya. (*)