Hama Wereng Serang 115 Hektare Sawah di Nagari Koto Rawang Pessel

"Musim akhir tahun ini hampir 95 persen hasil panen warga diserang hama wereng"
Kondisi persawahan yang terdampak hama wereng di Nagari Koto Rawang Pessel (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Satu nagari di Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terdampak hama wereng akhir tahun ini. Selain membuat hasil produksi turun, sebagian petani juga mengeluhkan gagal penen.

Kondisi ini salah satunya terjadi, di Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai. Diperkirakan, dari 115 hektare luas lahan padi, 95 persen terdampak hama wereng.

"Benar, musim akhir tahun ini hampir 95 persen hasil panen warga diserang hama wereng. Selain, hama wereng membuat hasil produksi padi petani turun," ungkap Wali Nagari Koto Rawan, Derijol pada KLIKPOSITIF, Selasa 22 Oktober 2019.

Pantauan KLIKPOSITIF, melihat kondisi tanaman padi yang terdampak tampak seperti mati. Bagian batang dan daun terlihat berwarna coklat, dan ini merupakan dampak terparah.

"Biasanya ada yang isi 40 karung dalam satu panen petani. Sekarang turun menjadi dua karung," terangnya.

Menurutnya, serangan hama wereng ini merupakan yang terparah sepanjang tahun ini, dan mewabah jelang masa panen petani.

"Sudah tidak bisa dicegah petani. Sebab, masuknya saat petani mau panen. Jadi tidak ada pilihan lain, petani terpaksa merugi," jelasnya.

Syafri (48), petani setempat mengaku merugi besar pada musim panen akhir tahun ini. Sebab, dua kali setahun turun ke sawah, kali ini tidak mendapatkan hasil apa-apa.

"Ada dari petani lainnya yang benar-benar gagal panen. Tapi, rata-rata sama merugi dan penurunan hasil panen akhir tahun ini," ujarnya.

Sebagai petani, ia berharap kondisi tersebut bisa menjadi perhatian instansi pemerintah terkait. Sebab, dari 425 kepala keluarga (KK), sebagian besarnya menggantungkan hidup sebagai petani.

"Kalau hasil padi yang gagal, tentu ekonomi kami juga gagal. Kami harap pemerintah bisa tanggap dengan kondisi ini," ucapnya.

[Kiki Julnasri]