Pembangunan Masjid Agung Solsel Sudah SP3, Ini Harapan DPRD Solsel

" LPSE diminta lebih selektif melihat kontraktor yang memang kompeten dan profesional"
Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda bersama Rombongan Komisi II DPRD tersebut serta OPD terkait melakukan monitoring ke Lokasi Pembangunan Masjid Agung Solok Selatan, Selasa, 22/10 (KLIKPOSITIF/Kaka)

SOLSEL, KLIKPOSITIF -- Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan dari monitoring Komisi II DPRD Solok Selatan ke lokasi pembangunan Masjid Agung, diketahui sudah ada Surat Peringatan tiga (SP3) dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) kepada kontraktor pelaksana. Artinya, ini sudah peringatan terakhir.

"Mudah-mudahan ada jalan terbaik terhadap kontraktor dan dinas agar tidak tersangkut proses hukum. Pada prinsipnya DPRD mencari dan memberi solusi terhadap permasalahan ini," katanya.

Saat ini, imbuhnya, semua rekomendasi termasuk DPRD periode sebelumnya telah menyarankan putus kontrak pembangunan Masjid Agung Solok Selatan tersebut.

"Nah pada hari ini kami melakukan kunjungan ke lokasi proyek melihat kondisi yang sebenarnya, bobot kerjanya masih 26 persen, tentu dengan kondisi seperti ini kita harus mengambil kebijakan dan keputusan", jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Solok Selatan Afrizal Chandra menambahkan, ke depan LPSE lebih selektif melihat kontraktor yang memang kompeten dan profesional.

"Dalam artian kontraktor pelaksana tersebut berpengalaman, jelas orangnya dan memiliki peralatan yang dibutuhkan," ucapnya.

Selain itu karena kondisi kontrak sudah kritis sehingga tidak mungkin lagi pekeejaan diselesaikan sampai jatuh tempo kontrak.

"PPK Agar mengambil langkah-langkah administrasi untuk pemutusan Kontrak supaya tidak berimplikasi hukum lebih serius" katanya.

Kedepan, dicari formula yang pas sehingga tidak bersenggolan hukum, bisa jadi proyek yang diputuskan kontrak tersebut dilakukan audit investigasi.

"DPRD mendukung pembangunan masjid yang megah sehingga menjadi ikon wisata religi di Solok Selatan, namun tentu dilaksanakan menurut alur prosedur hukum yang benar" tegasnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Solok Selatan Yance Bastian membenarkan pihaknya sejak bulan Agustus telah memberikan Surat Peringatan (SP) tiga kepada Kontraktor Pelaksana ... Baca halaman selanjutnya