Pengamat: Masyarakat Sumbar akan Paham Kenapa Prabowo Masuk Kabinet Jokowi

Presiden Jokowi saat memberikan mandat kepada Prabowo sebagai Menteri Pertahanan
Presiden Jokowi saat memberikan mandat kepada Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengamat Politik Unand, Najmuddin M Rasul, mengatakan, keputusan Partai Gerindra yang masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tidak akan berpengaruh kepada pemilihan koalisi pemilihan gubernur (pilgub) 2020 Sumbar mendatang.

BACA JUGA: Bagaimana Peluang Tokoh Minang Masuk Kabinet Jokowi ?

baca juga: Tak Lakukan Open House, Presiden Jokowi Minta Anggota Kabinet Lakukan Hal Sama

"Meskipun Ketua Umum Gerindra masuk jajaran kabinet, tetapi untuk koalisinya didaerah terutama Pilgub tidak akan berpengaruh karena pemilihan koalisi dalam mengusung kepala daerah itu menjadi keputusan partai," katanya.

Lebih lanjut katanya, pemilih di Sumbar pasti telah memahami kenapa Prabowo masuk kedalam kabinet.

baca juga: Kemenag Berencana Izinkan Buka Rumah Ibadah di Tengah Pandemi

"Mereka yang mendukung Prabowo kemarin itu akan mengerti masuknya kader terbaik Gerindra di kabinet, yakin Prabowo dan Edhy Prabowo itu karena bentuk kecintaannya kepada negara dan rakyat Indonesia," tuturnya. 

Oleh karenanya dengan kata lain kata Najmuddin itu tidak akan mengurangi suara Gerindra di Sumbar, terutama suara bagi kadernya yang diusung dalam Pilgub nanti.

baca juga: Terkait COVID-19, Ini yang Dibahas Jokowi dan Donald Trump

"Suara Gerindra di Pilgub nanti saya kira tidak akan berkurang, apalagi kader yang nanti di usung dalam pilgub menjabat Wakil Gubernur saat ini ditambah sosok Prabowo. Peluang suara Gerindra tidak akan berkurang,"ulasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi melantik Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai Menteri Pertahanan. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 113/P/Tahun 2019 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Periode 2019-2024. (*)

baca juga: Anggota DPR Ini Sepakat Beda Mudik dan Pulang Kampung, Tapi Pemerintah Lambat Cegah COVID-19

Penulis: Joni Abdul Kasir