Sidang Wabup Pessel, Saksi Kembali Tegaskan Pelataran Parkir dan Pinggiran Jalan Bukan Mangrove

"Menurut saksi mangrove yang rusak hanya sedikit saja, yakni di pinggiran anak sungai yang tergali"
Beberapa pejabat di Pessel ikut hadir dalam sidang mangrovedi Pengadilan Negeri I A Padang, Kamis 24 Oktober 2019 (Istimewa )

PESSEL, KLIKPOSITIF - Saksi dalam persidangan kerusakan mangrove di Kawasan Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan kembali menegaskan pelataran parkir dan timbunan di pinggir jalan bukanlah mangrove, di Pengadilan Negeri I A Padang, Kamis 24 Oktober 2019.

Hal itu, diungkapkan Damsirwan, salah seorang saksi bahwa timbunan di pinggir jalan merupakan bekas sawah dan ladang. Sebab, sebelum tertimbun dirinya mengaku sering melihat lokasi itu.

Menurut saksi mangrove yang rusak hanya sedikit saja, yakni di pinggiran anak sungai yang tergali.

"Ya, saya sering ke sana mengantarkan orang bekerja," ungkapnya ketika ditayai tentang mana bakau yang rusak dan mana bakau yang utuh saat ini dalam persidangan.

Persidangan dipimpin Hakim Ketua Gutiarso yang beranggotakan Agus Komaruddin dan Ansharullah. Menurutnya, mangrove yang rusak hanya sedikit saja, yakni di pinggiran anak sungai yang tergali.

Selain itu, tidak ada lagi yang rusak. Bahkan, jauh lebih banyak yang utuh dibandingkan yang rusak. "Jadi, bukan bakau," ujar terdakwa menegaskan ketika ditanyai Penasehat Hukum.

Sementara itu, saksi lainnya, Yozki Wandri menyampaikan, pemanfaatan Mandeh sebagai kawasan pariwisata belum diatur secara ditail. Sebab, belum ada Perda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tentang Kawasan Pariwisata di Mandeh.

"Aturan yang ada baru sebatas Perda tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) nomor 7 tahun 2011," jelasnya.

Pada sidang sebelumnya Senin, 14 Oktober 2019, jaksa penuntut juga menghadirkan saksi Jafridal. Saksi mengatakan, pelataran parkir yang ditimbun bukan mangrove seperti dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Bukan Pak. Itu sawah," jawabnya saat ditanya Penasihat Hukum (PH) terdakwa Rusma Yul Anwar apakah pelataran parkir yang ditimbun adalah mangrove.

Saksi Jafridal merupakan operator ekskavator. Namun, saat itu tengah bekerja di lokasi lain. Dia membantu ... Baca halaman selanjutnya