Pemprov Sumbar Persilakan Warganya Balik ke Wamena, Kalau Kondisi Sudah Aman

Wamena tempo dulu
Wamena tempo dulu (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tidak melarang warganya yang ingin pulang ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

"Hingga kini kami menerima laporan kalau di Wamena kondisinya masih bekum kondusuf seratus persen," ungkap Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Senin, 28 Oktober 2019.

BACA JUGA : Mengapa Orang Pesisir Selatan Banyak di Wamena? Begini Sejarahnya

Baca Juga

Meski demikian, lanjutnya, jika sudah dirasa sudah aman, Pemprov Sumbar akan mempersilahkan warganya yang hendak kembali ke Wamena untuk mengadu nasib disana .

"Bagi yang ingin kembali ke Wamena, dipersilahkan. Sebab di Wamena perputaran ekonomi cukup bagus, perantau kita mayoritas menguasai perdagangan disana. Tapi, tunggu situasi kondusif," pintanya.

Sementara itu, bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk mempermudah urusan bagi perantau yang ingin menetapkan di Sumbar.

Disisi lain, terkait bantuan untuk korban kerusuhan, Pemprov Sumbar saat ini sedang melakukan pendataan. Terakhir sebanyak 860 orang telah berada di Sumbar. Sementara bantuan dari Donasi Sumbar Peduli Sesama telah melebihi Rp6 miliar.

"Sampai saat ini sumbangan dari para donatur masih mengalir. Bantuan akan segera disalurkan," katanya.

BACA JUGA : Sisa Donasi Sumbar Peduli Sesama Rencananya Diberikan Per KK

Namun demikian, Nasrul meminta kepada perangkat desa hingga kecamatan agar sesegera mungkin melakukan pendataan ulang, berapa jumlah jiwa dan berapa jumlah ruko atau rumah yang terbakar. Agar, seluruh sumbangan yang masih ada dapat disalurkan.

"Saya tunggu data valid. Berapa jumlah toko yang terbakar, kalau toko itu dikontrak, berapa yang terbakar. Kalau ada KTP Wamena, lampirkan. Kalau tidak ada, lampirkan saja KTP sini. Saya ingin ini cepat tuntas. Kita bagi uang ini, biar selesai urusannya," tukasnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir | Editor: Eko Fajri