Pemko Solok Hibahkan Rp3,5 Miliar Untuk Pilkada 2020 pada Bawaslu

"Dengan anggaran sesuai NPHD ini, ada kegiatan sosialisasi yang dipangkas maupun dihapuskan, kita harapkan nantinya fasilitasi dari pihak Pemko untuk kegiatan sosialisasi dan lainnya dapat digunakan"
Walikota Solok H. Zul Elfian dan Ketua Bawaslu kota Solok, Triati menandatangani NPHD di Balaikota Solok. (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Menyonsong pesta Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Pemerintah kota Solok menghibahkan anggaran sebesar 3,5 miliar untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Solok.

Kesepakatan tersebut sebagaimana tertuang dalam penandatanganan Naskah Hibah Pemerintah Daerah (NPHD) antara Pemko Solok dan pihak Bawaslu kota Solok, Rabu (30/10) di ruang rapat Walikota Solok.

Walikota Solok H. Zul Elfian mengatakan, dengan telah ditandatanganinya NPHD antara Pemko dan Bawaslu menjadi langkah awal dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada di kota Solok.

"Pihak Pemko Solok dan Bawaslu Kota Solok tentu telah sepakat dengan jumlah anggaran, kita sangat memahami beratnya tugas yang diemban Bawaslu untuk mewujudkan Pemilu yang berkualitas," sebut Zul Elfian.

Menurut Zul Elfian, dengan pengalaman yang sudah dimiliki pihak Bawaslu dalam pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019, setidaknya semakin menguatkan peran pengawasan Pilkada di kota Solok nantinya.

"Dengan pengawasan dan sosialisasi yang dilakukan pihak Bawaslu dan stakeholder terkait, kita harapkan pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan baik di kota Solok," tambah Zul Elfian.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Solok, Triati berharap dengan ditandatangani NPHD ini, menjadi langkah penting dalam memulai proses pengawasan dalam tahapan Pilkada di kota Solok.

Kendati demikian, mengingat jumlah anggaran yang jauh dari harapan dan kebutuhan, pihak Bawaslu berharap Pemerintah Kota Solok tetap memfasilitasi berbagai bentuk sosialisasi dalam tahapan Pilkada.

"Dengan anggaran sesuai NPHD ini, ada kegiatan sosialisasi yang dipangkas maupun dihapuskan, kita harapkan nantinya fasilitasi dari pihak Pemko untuk kegiatan sosialisasi dan lainnya dapat digunakan," sebut Triati.

Sebelumnya, Pihak Bawaslu kota Solok menyusun anggaran untuk kebutuhan Pilkada sebesar Rp8,7 miliar, setelah dilakukan rasionalisasi akhirnya pihak Bawaslu ... Baca halaman selanjutnya