Peneliti Temukan Tempat Paling Mematikan di Etiopia

"berdasarkan kombinasi teknik mikroskopik dan molekular tidak ada kehidupan di tempat itu"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF-Para ilmuwan dari Perancis meneliti kolam hydrothermal yang terletak di Dallol, Etiopia yang dikenal sebagai lokasi ekstrem. Tempat ini berisi air super asam dan sangat asin, berwarna hijau, kuning, orange, dan coklat.

Jika dipandang dari jarak jauh, kolam tersebut terlihat elok. Namun, para ilmuwan melarang makhkuk hidup mendekati area ini, karena sangat beracun, mengingat di bawah kolam tersebut terdapat gunung berapi.

Dilansir dari Science Alert penelitian terbaru ini sekaligus menepis asumsi penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa kolam hydrothermal Dallol itu masih memungkinkan untuk ditinggali organisme ultra mikro.

"Kami menyanggah klaim bahwa ada kehidupan di kolam hydrothermal Dallol," ujar Jodie Bella, salah seorang tim peneliti dari Universite Paris-Sud, Prancis.

Hasil temuan para ilmuan menyatakan berdasarkan kombinasi teknik mikroskopik dan molekular tidak ada kehidupan di tempat itu. Sebelum sampai pada kesimpulan tersebut, tim peneliti menggunakan berbagai teknik ilmiah untuk menganalisis beragam sampel yang diambil dari lingkungan Dallol.

Hasilnya, tidak ada pertanda kuat ada kehidupan yang berkembang biak di sana. "Kebanyakan dari mereka berhubungan dengan kontaminasi laboratorium dan yang lainnya adalah bakteri dari manusia, mungkin dari turis yang datang ke situs itu," tandasnya.

Tim peneliti menyimpulkan bahwa mikroba yang hidup dan aktif tidak dijumpai di sana. Buruknya kondisi lingkungan di sana menyebabkan sel makhluk hidup mudah hancur. Namun tentu saja temuan ini belum final karena studi yang menyeluruh belum dilakukan. Sementara, mereka sepakat menyimpulkan bahwa makhluk hidup takkan bisa bertahan di kolam hydrothermal Dallol.