Polres Limapuluh Kota Bantah Amankan Rokok Ilegal

Kastreskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther (kiri) menunjukkan bahwa rokok yang ditemukan bukan rokok ilegal.
Kastreskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther (kiri) menunjukkan bahwa rokok yang ditemukan bukan rokok ilegal. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Polres Limapuluh Kota membantah informasi terkait diamankannya sejumlah rokok ilegal di Jorong Aia Putiah Nagari Sarilamak, beberapa waktu lalu.

Informasi terkait diamankan sejumlah rokok ilegal tersebut berkembang, setelah Selasa (29/10) lalu terjadi kecelakaan lalu lintas tungggal di jalan lintas Sumbar - Riau yang melibatkan satu mobil Ertiga milik DN yang menabrak tebing.

"Memang ada rokok yang ditemukan di dalam mobil tersebut, jumlahnya 60 karton. Tapi rokok tersebut legal karena ada pita cukai," kata Kastreskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther, Senin (4/11).

Baca Juga

Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan sempat berkembang informasi yang menyebut bahwa Polres Limapuluh Kota mengamankan sejumlah rokok ilegal yang dibawa dari Pekanbaru. Informasi tersebut semakin liar karena fotonya yang beredar memiliki penampakan mirip rokok ilegal bermerek Luffman.

Diakui AKP Anton Luther, bahwa foto yang beredar itu adalah foto rokok yang sempat diamankan pihaknya. Namun merk rokok tersebut adalah Brown, Red Bold, dan Mustika. Ketiganya adalah rokok legal yang boleh diedarkan di seluruh Indonesia.

"Karena tidak ada tindak pidananya, Sabtu (2/11) lalu rokok tersebut sudah dikembalikan ke pemiliknya yang diketahui bernama Ari warga Limbanang," jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Anton Luther menerangkan, untuk memastikan rokok tersebut legal, pihak Polres Limapuluh Kota sudah mengkomfirmasi ke pihak-pihak terkait yang berasal dari Pekanbaru.

"Rokok tersebut memang dibawa dari Pekanbaru untuk kemudian diedarkan ke Pasaman dan sekitarnya," jelasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat