Perantau Minang Dumai Serahkan Rp38 Juta untuk Korban Kerusuhan Wamena Papua

Perwakilan Perantau Minang Riau menyerahkan bantuan untuk korban kerusuhan Wamena kepada Wagub Sumbar Nasrul Abit, Senin, 4 November 2019
Perwakilan Perantau Minang Riau menyerahkan bantuan untuk korban kerusuhan Wamena kepada Wagub Sumbar Nasrul Abit, Senin, 4 November 2019 (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Orang Minang memang solid. "Berat sama dipukul ringan sama dijinjing" pepatah itu pantas diberi untuk orang Minangkabau. Solidnya mereka terbukti dalam membantu sesama pada kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Bantuan terus mengalir, hingga menjadi Rp6 miliar lebih. Kali ini bantuan berasal dari urang minang yang ada di Dumai. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Senin (4/11/2019) diruang kerjanya.

Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Dumai Amrizal mengatakan, bantuan tersebut berasal dari Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR), Ikatan Pemuda Minang Riau (IPMR) dan Ikatan Wanita Minang Riau (IWMR).Total bantuan yang diserahkan senilai Rp38 juta.

Baca Juga

"Bantuan sudah kami disetor langsung ke rekening. Hari ini secara simbolis,"Sumbar Peduli Sesama" juga sudah ada," terangnya.

Namun demikian, Amrizal mengatakan penyerahan langsung tersebut sekaligus ingin mengetahui secara langsung bagaimana keadaan urang minang pasca kerusuhan tersebut.

"Kan beliau tau pasti bagaimana keadaan disana (Wamena), karena beliau langsung berangkat langsung pada 27 September lalu untuk mengetahui keadaan urang minang disana," ungkapnya.

Didepan perwakilan perantau Riau, Wakil Gubernur Nasrul Abit menjelaskan saat ini jumlah warga Wamena yang pulang ke Sumbar sebanyak 865 orang, dan itu tersebar dibeberapa daerah, diantaranya Pesisir Selatan, Padang, Solok dan Sijunjung.

"Yang paling banyak itu dari Pesisir Selatan," jelasnya.

Kemudian, dia juga menjelaskan saat ini sedang dilaksanakan pendataan yang lebih jelas, seperti berapa jumlah ruko atau rumah yang terbakar.

Saat ini, data yang diserahkan oleh Pemkab/ Pemko masih berbeda dengan data yang berasal dari IKM Wamena. Dia berharap pendataan tersebut bisa diselesaikan pada minggu ini.

"Tujuannya, bila didapat data yang benar akan mempermudah pendistribusian bantuan berupa uang tunai. Dan bantuan tersebut akan diberikan melalui rekening masing-masing" ungkapnya.

Wagub mengucapkan terimakasih kepada atas bantuan yang diserahkan, karena ini adalah bentuk kepedulian kepada sesama urang minang.

Hingga hari ini bantuan yang masuk ke rekening "sumbar peduli sesama" dan sudah termasuk dengan bantuan dari perantau Dumai sebesar Rp. 6.892.307.168,-, kemudian sudah terpakai Rp. 3.492.222.706. (*) 

Penulis: Joni Abdul Kasir | Editor: Pundi F Akbar