Diduga Tak Kantongi Izin, Galian C Proyek PLTMH di Pelangai Gadang Dihentikan Warga

"Wali Nagari Pelangai Gadang, Toni Afrizal mengatakan warga menolak perusahan mengelola Galian C tersebut karena tidak memiliki izin"
ilustrasi (net)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Pemuda dan masyarakat di Nagari Palangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengehentikan pengelolaan galian C yang diduga tidak memiliki izin di daerah setempat.

Wali Nagari Pelangai Gadang, Toni Afrizal mengatakan warga menolak perusahan mengelola Galian C tersebut karena tidak memiliki izin. "Perusahaan mengelola belum ada persetujuan masyarakat. Jadi karena hal tersebut, pemuda bertindak menghentikan sampai ada kesepakatan diputuskan," ungkapnya saat dihubungi KLIKPOSITIF, di Pelangai Gadang, Rabu 6 November 2019.

Ia menjelaskan, perusahaan yang mengelola galian C tersebut merupakan penerima investasi dari perusahaan penanaman modal asing atau (PMA), untuk kebutuhan pembangunan bendungan proyek PT Dempo Sumber Energi masuk menggarap Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

baca juga: Baznas Pessel Berikan Beasiswa kepada 4.312 Siswa

"Galian C itu digunakan untuk bendungan PLTMH. Jadi sebelum ada izin dulu, Galian C belum bisa dilakukan," ujarnya.

Lanjutnya, saat ini pemerintah nagari sudah menengahi persoalan tersebut, dan pihaknya meminta agar perusahan tidak melangkahi kesepakatan masyarakat dan harus bekerja sesuai dengan keputusan yang telah disepakati.

"Kalau perusahaan tidak juga mengindahkan hal tersebut. Jangan salahkan kami, kalau pemuda dan masyarakat bertindak lebih jauh," katanya.

Informasi yang diterima, perusahan tersebut diketahui sudah dua minggu sebelumnya mengelola Galian C. Pekerjaan mereka dihentikan dalam empat hari belakangan oleh pemuda karena diduga belum memiliki izin sesuai persetujuan yang disepakati bersama masyarakat dan nagari.

Kiki Julnasri Priatama