PDIP Temukan Anggaran Tidak Wajar di Dinas Pendidikan Jakarta, Pasir Rp 52 Miliar

"awalnya PDIP sudah diberi dokumen KUA-PPAS dengan anggaran total Rp 95 triliun. Lalu mereka meminta dokumen terbaru yang 89 triliun kepada Pemprov DKI Jakarta tapi tidak pernah diberikan sampai hari pembahasan."
Ima Mahdiah menemukan anggaran aneh di Dinas Pendidikan DKI Jakarta (Youtube)

KLIKPOSITIF -- Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Ima Mahdiah menemukan anggaran tidak wajar di Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk pengadaan barang-barang bagi anak SD. Jumlah anggaran yang ditemukan juga terbilang fantastis.

Temuan ini Ima ungkap saat hadir dalam acara Mata Najwa bertema "Buka-bukaan Anggaran" yang tayang di Trans 7 pada Rabu (6/11/2019) malam.

BACA JUGA: Kritik TdS Tidak Meriah, Indra Catri: EO-nya Harus Cerdas

Ima Mahdiah menceritakan bahwa awalnya PDIP sudah diberi dokumen KUA-PPAS dengan anggaran total Rp 95 triliun. Lalu mereka meminta dokumen terbaru yang 89 triliun kepada Pemprov DKI Jakarta tapi tidak pernah diberikan sampai hari pembahasan.

"Kita sudah tagih terus bahkan Ketua DPRD Pak Pras juga minta agar dikasih, dengan alasan SKPD belum siap," kata Ima.

BACA JUGA: Novel Baswedan Dituduh Sebat Hoax, Ini Respon KPK

Ia menuturkan setelah mendapat dokumen terbaru pada minggu lalu, ternyata masih ada sejumlah anggaran yang janggal di sana. Najwa Shihab kemudian meminta Ima menyebutkan apa saja anggaran yang aneh tersebut.

"Contohnya, ada pengadaan pasir untuk anak sekolah SD itu totalnya bisa Rp 52 miliar. Ini bukan rehab total, rehab total beda lagi bahannya, ini kita break down khusus untuk operasional saja dari BOP, BOS," Ima menjelaskan.

Tidak hanya pasir senilai Rp 52 miliar. Ia juga menemukan anggaran-anggaran tidak wajar lain untuk anak sekolah dasar.

BACA JUGA: Jokowi: Dewan Pengawas KPK Diisi Orang yang Berintegritas

"Ini pengadaan ... Baca halaman selanjutnya