Ditreskrimsus Polda Sumbar Periksa Direktur SMS Terkait Dugaan Kasus Penipuan Publik

"Kami masih menunggu penetapan status tersangka dari pemilik perusahaan, Soehinto Sadikin. Kami sudah mintai keterangan dari Soehinto sebagai direktur di perusahaan tersebut"
Ilustrasi (Net)
sesuai dengan isi yang berada di dalamnya.

Untuk pembuktian, tim Ditreskrimsus Polda Sumbar telah melakukan penyelidikan selama satu bulan dengan memeriksa pabrik SMS yang berada di Kabupaten Padang Pariaman.

BACA JUGA: LPMQ Nilai Perlu Ada Sertifikasi Guru Al-Qur'an

"Perkara ini berawal dari laporan masyarakat. Berdasarkan laporan dari warga, kita langsung mendalami dan mengkroscek ke lapangan," ujar Direktur Reskrim Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Juda Nusa Putra.

Ia mengatakan, setelah melakukan penyelidikan di lapangan, ditemukan adanya pelanggaran yang diduga dilakukan perusahaan tersebut.

"Dari bukti lapangan, kami menemukan label kemasan air mineral SMS ini mencantumkan kalau sumber airnya berasal dari pegunungan gunung Singgalang. Namun, realitanya, air tersebut berasal dari PDAM Padang Pariaman yang bersumber dari mata air Lubuk Bonta, Padang Pariaman," lanjutnya.

Pembuktian tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan periksaan di pabrik yang berada di Jalan Raya Padang-Bukittinggi KM 51 Korong Tarok Kepala Ilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman.

BACA JUGA: Official Tim Balap TdS 2019 Keluhkan Hal Ini

Menurutnya, saat ini perkara tersebut sudah masuk pra sidik yang akan dilanjutkan ke proses sidik nantinya.

Total produk yang disegel di gudang SMS yang berada di kawasan Pondok, Padang Barat, kemasan galon sebanyak 1720, kemasan isi 1500 mililiter sebanyak 480 dus, untuk isi 600 mililiter 1.372 dus dan isi 330 mililiter sebanyak 545 dus.

"Di dalam gudang ini, kita juga temukan sejumlah produk yang dibranding, seperti Bank Nagari, dan beberapa perusahaan swasta, maupun hotel yang ada di Padang. Jadi untuk ... Baca halaman selanjutnya