Perubahan Peta Politik Nasional Tak Akan Pengaruhi Koalisi Pilkada Daerah

"Ada atau tidak adanya perubahan politik tingkat nasional tidaklah berpangaruh signifikan dengan politik daerah, termasuk pemilihan kepada daerah (Pilkada)."
Pengamat Politik Universitas Andalas Edi Indrizal (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengamat Politik Universitas Andalas Edi Indrizal mengatakan perubahan peta politik di tingkat nasional tak akan mempengaruhi kancah politik di daerah.

"Ada atau tidak adanya perubahan politik tingkat nasional tidaklah berpangaruh signifikan dengan politik daerah, termasuk pemilihan kepada daerah (Pilkada). Pilkada akan diwarnai dinamikanya sendiri di tingkat lokal, meskipun akhirnya diputuskan oleh DPP Partai Politik (Parpol)," katanya saat dihubungi, Kamis, 7 November 2019.

Ia mengatakan jika seandainya tidak terjadi perubahan komposisi koalisi pemerintahan di tingkat nasional hal itu tidak menjamin kondisi di daerah. "Tidak ada jaminan koalisi pemilihan presiden akan juga sama dengan Pilkada. Pengalaman selama ini biasa saja terjadi ketidaksejalanan antara koalisi di berbagai Pilkada dengan koalisi Parpol di pemerintahan nasional," katanya.

Menurutnya Jika paslon di Pilpres lalu dua pasang saja, maka di Pilkada hal itu bisa berubah. "Head to head di Pilpres belum tentu akan seperti itu di Pilkada, bisa saja ini akan lebih. Dan jika melihat untuk Pilkada serentak tahun 2020 nanti, Sumbar sangat terbuka untuk diisi dengan lebih dari dua pasang calon seperti lima tahun lalu," jelasnya.

Ia mengatakan dengan bakal calon yang sudah mulai menampakkan diri di tengah-tengah masyarakat, maka peluang itu terbuka. "Sehingga ini menarik," tuturnya. (*)