Ternyata BBPOM Sudah Musnahkan Label Lama SMS

"Kepala BBPOM Kota Padang, Martin Suhendri mengklaim telah memusnahkan label lama minuman mineral dengan merek dagang SMS beberapa bulan lalu"
Ilustrasi/KLIKPOSITIF (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Kisruh penyegelan yang dilakukan oleh Dit Reskrimsus Polda Sumbar terhadap pabrik air kemasan mineral dengan merek dagang Sumber Minuman Sehat (SMS) yang diproduksi oleh PT Agrimitra Utama Persada pada Rabu (6/11) sore, membuat Balai Bedar Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) berkomentar.

Dalam pernyataan resmi di grup WhatsAppnya, Kepala BBPOM Kota Padang, Martin Suhendri mengklaim telah memusnahkan label lama minuman mineral dengan merek dagang SMS beberapa bulan lalu. Pemusnahan tersebut disaksikan oleh petugas Balai POM.

BACA JUGA : Ini Penjelasan PDAM Padang Pariaman Terkait Kasus Perusahaan Air Kemasan SMS

"Yang kami lakukan pemusnahan adalah label lama yang mereka pergunakan dan juga izin edarnya sudah lama habis, dalam berita acara jelas bahwa itu sudah musnah," kata Martin.

Pihaknya melakukan pemusnahan terhadap merek dagang SMS lantaran masih mencantumkan nomor izin edar yang lama. Namun, Martin mengakui tak tahu alasan polisi melakukan penyegelan terhadap pabrik minuman yang beralamat di Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

"Untuk sekarang tidak ada koordinasi dengan kami, namun kami belum tahu apa permasalahannya ini, apa mereka masih menggunakan merek lama atau tidak, tak tahu kalau mereka menipu kami atau tidak," ucap Martin.

Terkait kualitas mutu produk selama ini, Martin berdalih tidak ada masalah dengan produk akhir. Namun jika menyangkut ranah pemalsuan merupakan kewenangan pihak kepolisian. Dari sisi aturan label sudah dipenuhi tapi untuk sumber air yang diganti dan penipuan sesuai dengan kewenangan penyidik. 

Baca halaman selanjutnya