Data Kebencanaan Kota Payakumbuh Belum Pasti

"Atap rumah tempat usaha diterbangkan angin, ada sekitar 13 unit. Atap rumah ditimpa pohon ada 10 unit, kemudian ada bengkel yang ambruk dua unit, ada sekolah PAUD di Payakumbuh Timur ditimpa pohon, kemudian sekolah SDN 19 Kelurahan Sicincin parkiran motor"
Penanganan bencana akibat puting beliung di Kota Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Hampir 24 jam setelah bencana angin puting beliung melanda Kota Payakumbuh, data kebencanaan di daerah tersebut masih belum pasti.

Sampai Senin (11/11) pukul 15.30 WIB data yang berhasil dihimpun dari Posko Kebencanaan Kota Payakumbuh yang terletak di Keluruhan Sicincin melalui Kabid Rehabilitasi Rekontruksi BPBD Payakumbuh, An Denitral menyebutkan, akibat angin puting beliung disertai hujan itu menimbulkan sejumlah kerusakan di Kecamatan Payakumbuh Timur.

Dikatakannya, ada sekitar lima kelurahan yang terdampak di Kecamatan Payakumbuh Timur, belasan pohon berukuran besar tumbang.

"Atap rumah tempat usaha diterbangkan angin, ada sekitar 13 unit. Atap rumah ditimpa pohon ada 10 unit, kemudian ada bengkel yang ambruk dua unit, ada sekolah PAUD di Payakumbuh Timur ditimpa pohon, kemudian sekolah SDN 19 Kelurahan Sicincin parkiran motor," kata An Denitral saat ditemui di Posko Kebencanaan, Senin (11/11).

Ia menyebut, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana angin puting beliung disertai hujan deras itu.

"Kami lagi mendata, ini sifatnya masih sementara. Pemda dalam hal ini wali kota didampingi sekretaris daerah langsung turun ke lapangan bersama tim TRC, BPDB, PUPR, Pol PP, Dishub, PLN, dan Basarnas," jelasnya.

Sementara itu, data lain yang berhasil dihimpun dari Camat Payakumbuh Timur yang beredar luas di grup WA melaporkan kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung tersebut.

Dalam laporan dengan nomor 300/268/Trantib/CPT-XI/2019 itu dijelaskan, bahwa di daerahnya terdapat lima kelurahan yang terdampak.

Dalam laporan itu dijelaskan, di Kelurahan Padang Tiakar terdapat 11 bangunan yang terdampak, selanjutnya di Kelurahan Sicincin terdapat 48 banguna, Kelurahan Padang Tangah Payobadar 32, Kelurahan Balai Jariang 10 bangunan. (*)