Ditolak Warga, Pemko Payakumbuh Batal Keluarkan Izin Tempat Hiburan Malam

"Setelah didudukkan bersama dan kita simpulkan memang tidak mungkin izinnya kita keluarkan"
Penolakan warga terhadap wacana pembangunan tempat hiburan di Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kamis (1/10). (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Penolakan warga Nunang Daya Bangun terhadap rencana pembangunan tempat hiburan malam sejenis cafe dan karoke di bekas Bioskop Karya, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat akhirnya membuahkan hasil.

Hal itu setelah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Payakumbuh, Harmayunis menyebut, bahwa pihaknya tidak mengeluarkan izin operasional tempat hiburan tersebut karena adanya komplain masyarakat.

"Lokasi usaha itu didemo warga karena kebetulan dekat massjid sehingga dipasang baliho penolakan, dan atas penolakan dibuat dalam bentuk surat pernyataan kepada wali kota menolak diadakan usaha tersebut, Cq (tembusan) ke Kepala DPM-PTSP," kata Harmayunis, Senin (11/11).

Dikatakannya, sebelum memutuskan untuk tidak mengeluarkan izin, pihak DPM-PTSP telah mengundang pengusaha tersebut, masyarakat, intel polres Payakumbuh, dan satpol PP

"Setelah didudukkan bersama dan kita simpulkan memang tidak mungkin izinnya kita keluarkan," tambahnya.

Dikatakan Harmayunis lagi, pihak pengusaha juga tidak akan membuka tempat usahanya di sana karena dikhawatirkan nanti bergejolak dan timbul riak-riak di masyarakat.

"Tadi kita bersama-sama menyaksikan penurunan baliho penolakan karena hal ini sudah diselesaikan dengan baik-baik," katanya.

Ditegaskan Harmayunis, Pemko Payakumbuh memang mempermudah perizinan namun apabila di dalam proses izin pendirian usaha itu ada penolakan dari masyarakat, hal ini akan dipertimbangkan terlebih dahulu. Karena kebijakan itu tidak bisa diambil dari satu sisi saja akan banyak pihak-pihak terkait.

"Kita juga melihat jenis izin-izin yang akan dikeluarkan terlebih dahulu, hal ini berlaku ke depan di Kota Payakumbuh. Masyarakat berhak mengajukan penolakan atas izin usaha selagi sesuai dengan regulasi yang ada," katanya.

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, pada awal November lalu, tokoh ... Baca halaman selanjutnya