Anggaran Kurang, KPU Pessel Ajukan Adendum

"KPU Pessel mengajukan penambahan anggaran menjadi Rp37 miliar, atau naik sekitar Rp6,2 miliar dari sebelumnya"
Ketua Divisi Perencanaan KPUD Pessel, Medo Patria (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) meminta penyesuaian alokasi hibah dana pelaksanaan Pilkada serentak 2020 sesuai terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan nomor 735.

Ketua Divisi Perencanaan KPUD Pessel, Medo Patria mengungkapkan penyesuaian itu sejalan dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan nomor 735 tentang Standar biaya honororium Badan ad-hoc Pemilihan 2020.

"Kemudian diperkuat dengan Surat KPU-RI nomor 2121 tanggal 28 Oktober 2019 yang ikut menegaskan kenaikkan honor ad-hoc," ungkapnya pada wartawan di Painan, Senin 11 November 2019.

Dalam SE itu, Honor Panitia Pemungutan Suara (PPS) naik dari Rp500 ribu, menjadi Rp800 ribu. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), menjadi Rp1,8 juta dari Rp1 juta di Pilkada 2015.

Untuk pelaksanaan ajang Pilkada 2020, KPUD menerima hibah dana daerah sebesar Rp31,5 miliar, dari Rp39 miliar yang diajukan. Dari besaran itu, 20 persen terserap sebanyak Rp20 miliar.

Akibatnya, sebagian kegiatan tahapan terpaksa dipangkas. Karena itu, lanjut Medo, pihaknya mengajukan penyesuaian anggaran, menjadi Rp37 miliar, atau naik sekitar Rp6,2 miliar dari sebelumnya.

Bahkan, telah dijelaskan pada dewan dalam pembahasan APBD 2020. "Mudah-mudahan terealisasi. Jika iya, maka Naskah Perjanjian Hibah Dana akan di Adendum," terangnya.

Kendati demikian, hingga kini (Senin 12 November 2019), ia mengaku belum tau soal disetujui atau tidaknya penyesuaian anggaran pelaksanaan suksesi kepala dan wakil kepala daerah Pessel 2020.

Untuk tahapan persiapan, KPUD kini telah melakukan sosialisasi di tingkat pemerintah nagari tentang dukungan pasangan calon perseorangan (jalur independen). Kegiatan dilakukan di tiap kecamatan.

Sementara itu, terkait kebutuhan anggaran, pihaknya sudah menyepakati anggaran Pilkada 2020 senilai Rp31 miliar bersama Pemkab setempat melalui nota pemberian hibah (NPHD) dan ... Baca halaman selanjutnya