Dua Lembaga Kepresidenan Ini Buka Lowongan 106 Formasi CPNS, Berminat?

"Kementerian Sekretariat Negara juga menyediakan formasi untuk cumlaude (4 alokasi), disabilitas (1 alokasi), putra/putri Papua dan Papua Barat (1 alokasi), dan umum (40 alokasi)"
Pembukaan CPNS (Setkab)

KLIKPOSITIF -- Bersamaan dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, dua instansi pemerintah di lingkungan Lembaga Kepresidenan, yaitu Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Sekretariat Kabinet (Setkab) juga membuka lowongan untuk penerimaan 106 formasi CPNS.

Ketua Tim Pengadaan CPNS Kemensetneg Tahun 2019, Setya Utama, dalam pengumumannya Nomor P-01/PANSEL.KEMENSETNEG/CPNS/11/2019 tertanggal 11 November 2019 merincikan, 106 lowongan CPNS itu tersebar di Kemensetneg sebanyak 46 formasi untuk 24 jabatan dan 60 formasi untuk 16 jabatan di Sekretariat Kabinet.

“Kementerian Sekretariat Negara juga menyediakan formasi untuk cumlaude (4 alokasi), disabilitas (1 alokasi), putra/putri Papua dan Papua Barat (1 alokasi), dan umum (40 alokasi),” terang Setya Utama.

Adapun Sekretariat Kabinet, mengalokasikan 52 formasi jabatan untuk umum, 6 formasi untuk lulusan cumlaude yaitu analis hukum (5 alokasi) dan penerjemah ahli pertama (1 alokasi), untuk disabilitas 1 alokasi pada formasi analis hukum, dan untuk putra/putri Papua/Papua Barat pada formasi analis keuangan sebanyak 1 alokasi.

Secara lengkap terdapat 16 formasi jabatan dengan total yang dibutuhkan 60 alokasi formasi di lingkungan Sekretariat Kabinet adalah sebagai berikut:

1. analis hukum (13 alokasi formasi);

2. analis politik, hukum, dan keamanan (6 alokasi formasi);

3. analis perekonomian (14 alokasi formasi);

4. analis kesejahteraan rakyat (5 alokasi formasi);

5. analis keuangan (2 alokasi formasi);

6. analis sumber daya manusia aparatur (5 alokasi formasi);

7. analis kesejahteraan sumber daya manusia aparatur (2 alokasi formasi);

8. analis kinerja (2 alokasi formasi);

9. analis laporan akuntabilitas kinerja (2 alokasi formasi);

10. analis layanan umum (1 alokasi formasi);

11. penerjemah ahli pertama (2 alokasi formasi);

12. pengelola ... Baca halaman selanjutnya