Gara-gara Antrean BBM, Pedagang di Padang Nyaris Adu Jotos dengan Pengendara

"Pemilik toko yang merasa terganggu meletakkan kursi, kayu dan ban mobil agar pengendara tidak berhenti dan menutupi toko atau warungnya."
Pemilik memasang papan pengumuman tidak parkir di depan toko (Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Antrean panjang kendaraan yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Padang membuat beberapa pedagang di Jalan Baypas mulai jengah karena tokonya tertutup oleh mobil yang mengantre 

Pemilik toko yang merasa terganggu meletakkan kursi, kayu dan ban mobil agar pengendara tidak berhenti dan menutupi toko atau warungnya.

BACA JUGA: Bio Solar Langka, Antrean Panjang dan Bus Angkutan Tak Bisa Beroperasi

Selain itu pedagang juga memasang papan pengumuman yang berisi "Jangan menutupi pintu masuk toko, terimakasih atas pengertiannya,.

Salah seorang pedagang di Baypas, Hendra (45), Selasa 12 November 2019 mengatakan, beberapa kali ia hampir berkelahi dengan pengendara.

"Kami hanya meminta agar tidak terlalu menutupi toko kami, kalau tertutup orang tidak akan membeli dagangan kami," lanjutnya.

Penjual aksesoris mobil itu mengaku omsetnya menurun sejak terjadinya antrean di SPBU. 

"Kalau masalah penghasilan sebenarnya kan tentatif. Tapi karena ini penghasilan berkurang sekitar 20 persen," bebernya.

Ia mengatakan, keadaan tersebut sudah berjalan selama dua pekan dan beberapa hari terakhir pengendara yang melihat tulisan itu sudah mulai paham.

"Beberapa pengendara paham, tetapi ada juga yang tidak dan beradu mulut dengan saya," ujarnya. 

[Halbert Caniago]