DPRD Minta Pengawasan Ketat Terkait BBM Subsidi

"harus ada pengawasan yang jelas di lapangan terkait siapa saja yang berhak menggunakan BBM bersubsidi."
(Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat meminta pengawasan yang jelas terkait penggunaan BBM subsidi di lapangan. Hal itu terkait panjangnya antrian BBM di hampir semua SPBU di Sumatera Barat.

Ketua Komisi II Bidang Ekonomi DPRD Sumbar Arkadius Datuak Intan Bano mengatakan harus ada pengawasan yang jelas di lapangan terkait siapa saja yang berhak menggunakan BBM bersubsidi. "Kalau kita lihat fakta di lapangan sekarang, hampir semua pihak menggunakan hal ini. Bahkan ada mobil mewah yang juga ikut mengantri di bagian BBM bersubsidi. Ini kan tak pantas," katanya saat dihubungi Selasa (12/11).

Ia mengatakan jika tak ada pengawasan seperti ini, maka kejadian ini akan berulang setiap tahunnya. "Jika aturan yang telah dibuat tidak dihiraukan, maka tak ada salahnya memasangkan stiker bagi mobil-mobil yang berhak menggunakan BBM bersubsidi dan tidak berhak. Sehingga hal ini juga memberikan informasi kepada masyarakat jika ada yang melanggar maka sanksi sosial akan datang dengan sedirinya," tuturnya.

"Jika nanti stiker yang telah dipasang dibuka lagi oleh pemiliknya, maka ini persoalan lain. Namun yang pasti pengawasan soal siapa yang berhak memakai ini perlu dilakukan dengan jelas. Dan untuk sosialisasi pemakaiann perlu dilakukan lagi," harapnya.

Seperti diketahui, antrian BBM terutama biosolar terjadi hampir di semua SPBU di Sumbar. Kondisi ini membuat masyarakat meradang, bahkan ada yang hampir adu jotos gegara antrian BBM menutupi tempat usaha warga walaupun sudah diberi peringatan tidak menutupi tempat usahanya. (*)