Kelangkaan BBM di Sumbar, Pertamina Tambah Kuota 10 Persen

Antrean BBM di Bypas Kota Padang
Antrean BBM di Bypas Kota Padang (KLIKPOSITIF/ Halbert Chaniago )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat berupaya mencari solusi dari kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar subsidi yang terjadi hampir diseluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di daerah itu.

Langkah yang dilakukan dengan memanggil pihak terkait seperti Biro Ekonomi, ESDM dan Dishub Sumbar, Pertamina , DPD Organda Sumbar dan Pengurus Hiswana Migas, Senin (11/11) untuk membahas dan mencari solusi terkait.

Nasrul Abit menyebutkan, dampak dari kelangkaan BBM dapat membuat suasana menjadi tidak kondusif, terutama disektor ekonomi. Maka dari hasil pertemuan tersebut bahwa Pertamina akan memenuhi kebutuhan Kuota BBM Solar pada SPBU-SPBU hingga akhir Desember 2019.

Baca Juga

Selain itu, menjelang akhir tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama dengan otoritas terkait, juga akan melakukan sosialisasi terhadap pengusaha angkutan dan industri tentang pembatasan kuota BBM sesuai dengan Perpres 191 tahun 2014.

Sementara untuk BBM Premium, Pertamina juga memastikan akan menjaga kestabilan pasokan dan bersama Pemerintah Daerah akan melakukan sosialisasi penggunaan BBM bersubsidi kepada masyarakat pada awal Desember 2019.

“Sudah satu minggu lebih disemua spbu di sumbar ini terjadi kelangkaan bbm khususnya solar, antrian 1 sampai 3 kilometer. Ini tentu saja membuat suasana tidak kondusif, terutama disisi ekonomi. Untuk itu, saya sudah laksanakan rapat dengan pihak dan instansi terkait,”kata Nasrul Abit, Selasa 12 November 2019.

Pada saat pertemuan itu kata Nasrul Abit, pihaknya meminta kepada Pertamina untuk segera menyikapi hal ini. Bahkan lebih dari itu, kita juga meminta agar kuota BBM yang semula sempat dikurangi sembilan persen, agar dapat dikembalikan lagi sehingga kondisi bisa normal kembali.

“Kita kemarin minta Pertamina , sikapi hal ini segera dan agar menambah kuota BBM untuk Sumbar yang semula dikurangi sembilan persen, agar sekarang kuota itu dikembalikan lagi sehingga kondisi bisa kembali normal,”ujar Nasrul Abit.

Menurut Nasrul, berdasarkan kesepakatan terakhir, bahwa Pertamina akan menambah kuota BBM 10 persen dari kuota yang ada. Maka dari itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumbar untuk tidak lagi gelisah.

“Dan sesuai kesepakatan terakhir, bahwa pertamina akan menambah kuota 10 persen dari kuota yang ada. Dengan demikian, saya minta kepada seluruh masyarakat sumbar, jangan terjadi kegelisahan. Pemerintah bersama rakyat," ujarnya.

Ditambahkannya, "Mudah-mudahan dengan kembalinya kuota 10 persen ini, semua BBM di Sumatera Barat, aman dan lancar. Sehingga kita memasuki akhir tahun, ekonomi, mobilitas dan lain-lainnya, aman,”tutup Nasrul Abit. (*)

Baca Juga

Penulis: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com