Bantuan untuk Korban kerusuhan Wamena Tak Kunjung Disalurkan

Korban kerusuhan Wamena
Korban kerusuhan Wamena (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Hingga kini bantuan untuk perantau Minang korban kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua belum juga disalurkan. Bantuan tersebut berjumlah Rp 3 miliar lebih dari donasi Sumbar Peduli Sesama.

Sekretaris Ikatan Keluarga Minang Wamena Nofri Zendra mengaku belum mendapatkan informasi terkini mengapa bantuan tersebut belum juga disalurkan. Padahal korban kerusuhan sangat membutuhkan dana tersebut.

"Informasi terakhir dari Pemprov Sumbar kalau akan dibagikan akan mengikutsertakan IKM," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF, Kamis, 14 November 2019.

Baca Juga

Dijelaskan Nofri, informasi sebelumnya karena persoalan data belum bisa disalurkan. Hal itu tentu menjadi pertanyaan hingga hari ini data belum juga tuntas.

Data dari IKM, lanjutnya, sebanyak 138 ruko perantau Minang di Wamena hangus terbakar. Jumlah tersebut belum masuk rumah warga yang juga jadi bulan-bulanan kerusuhan Wamena.

"Data menjadi tanggung jawab Pemprov Sumbar dan mereka yang melakukan pendataan," ujarnya.

Sebelumnya, Sucipto (35) korban terdampak kerusuhan Wamena Papua tidak tahu apa yang harus dilakukan di kampung. Sebab, pulang tanpa bekal membuat dirinya terpaksa menjadi tanggungan baru bagi keluarganya.

Pria asal Nagari IV Koto Mudiek Sungai Nyalo, Kecamatan Batangkapas, Pesisir Selatan - Sumbar saat ini hanya bisa bermenung menunggu ada pekerjaan baru yang bisa dilakukan. Tapi, itu tampak hanya khayal, sebab tidak ada modal lagi yang dimiliki.

Katanya, sejumlah pengungsi lain asal daerah tersebut juga merasakan hal yang sama. Sebab, kondisi mereka pulang dalam segala keterbatasan modal. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir