Dimediasi Kemendagri, Pemkab Solok dan KPU Sepakati Dana Pilkada Rp25 Miliar

"Pemkab Solok dan KPU sepakat anggaran Pilkada 2020 mendatang sebesar Rp25 miliar, dengan asumsi 5 pasang calon"
Pemkab Solok dan KPU menyepakati anggaran Pilkada Rp25 Miliar (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Setelah melalui proses yang cukup alot, polemik soal tarik ulur anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 antara Pemkab Solok dan KPU akhirnya menemui titik terang.

Pemerintah Kabupaten Solok bersedia menganggarkan dana Pilkada 2020 mendatang sebesar Rp25 miliar. Besaran anggaran itu menjadi titik temu antara kedua belah pihak setelah difasilitasi pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

BACA JUGA: Dianggarkan Rp17 Miliar, Pilkada 2020 Kabupaten Solok Terancam Gagal?

Mediasi tersebut dihadiri oleh Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Direktorat Jendral (Ditjen) Bina Keuangan Daerah, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/11) di Jakarta.

Dari pihak KPU dihadiri langsung ketua Ir. Gadis dan Komisioner Jons Manedi bersama sekretaris. Sementara dari pihak Pemkab Solok diketahui dihadiri Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Editiawarman, Kepala Barenlitbang Syaiful dan lainnya.

Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis melalui Komisioner Bidang Parmas, Jons Manedi membenarkan kata sepakat antara Pemkab Solok dan KPU soal anggaran Pilkada 2020.

"Setelah dimediasi oleh Kemendagri, Pemkab Solok dan KPU sepakat anggaran Pilkada 2020 mendatang sebesar Rp25 miliar, dengan asumsi 5 pasang calon," ungkap Jons Manedi menjawab Klikpositif, Kamis 14 November 2019.

Menurutnya, anggaran tersebut bakal dialokasikan melalui perubahan APBD tahun 2019 sebesar Rp350 juta. Kemudian di tahun berjalan 2020 sebesar Rp19 miliar, dan sisanya bakal dianggarkan melalui perubahan tahun 2020.

Diakui Jons Manedi, jumlah tersebut sebetulnya masih kurang. Namun kebutuhan di luar anggaran yang tersedia bakal ditanggung oleh Pemkab ... Baca halaman selanjutnya