Pedagang Pasar Kuok Pessel: Tidak Ada Pilihan Selain Bersabar

"Pedagang mengalami kerugian yang sangat besar dan tidak semuanya memiliki asuransi"
Pedagang di Pasar Kuok Pessel ini mengumpulkan sisa-sisa barang dagangannya yang bisa diselamatkan dari puing-puing kebakaran (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Meski sebagian pedagang ada yang mengasuransikan dagangannya, namun kebakaran di Pasar Kuok Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat tetap menyisakan trauma menyedihkan bagi pedagang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB, Jumat 15 November 2019 hingga siang masih menghiasi haru pemilik toko. Tidak banyak yang bisa dilakukan, sebagian pedagang tampak masih mencoba menyisikan sejumlah barang-barang mereka.

Baca : Pasar Kuok Batangkapas Pessel Terbakar

Salah satunya, Titra Doyantos (35). Pemilik toko usaha pupuk pertanian ini, tampak begitu sibuk. Ia mengaku, kejadian itu terjadi setelah setengah jam dirinya pulang memantau pasar. Saat tiba di pasar ternyata tokonya sudah terbakar besar.

"Mau gimana lagi, semuanya terjadi. Tidak ada pilihan selain bersabar karena api sangat begitu cepat membesar," ungkapnya saat ditanya KLIKPOSITIF tentang kondisi yang dialaminya.

Ketika itu, meski sudah belumuran arang, beberapa kilo gram pupuk (untuk dijual) miliknya masih tersisa. Sedikit dan demi sedikit sisa itu dikumpulkan dan dicoba dikarungi kembali.

Titra Doyantos mengaku, 20 tahun berdagang bersama kakaknya di pasar tersebut. Hal itu pertamakali terjadi, tidak hanya satu tetapi 32 toko hangus terbakar.

Baginya terkait kerugian yang dialaminya, ia masih bisa tetap berbesar hati karena dagangannya sudah berasuransi. Tetapi, tidak untuk petak toko yang dihuninya, ia harus bepikir untuk mencari tempat kembali.

"Sekarang lagi melihat keadaan, kalau dapat petak toko secepatnya buka kembali. Tapi keadaannya seperti, mau apa," terangnya.

Lanjutnya, tidak banyak yang bisa dilakukan selain mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah, dan ... Baca halaman selanjutnya