Terpilih Aklamasi, Eka Wahyu Pimpin FPTI Sawahlunto

Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) FPTI Sawahlunto di Sekretariat KONI Sawahlunto, Minggu 17 November 2019
Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) FPTI Sawahlunto di Sekretariat KONI Sawahlunto, Minggu 17 November 2019 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sawahlunto menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub). Dalam Muscablub tersebut, Eka Wahyu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FPTI Sawahlunto hingga tahun 2022.

Muscablub tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto, Kapten Inf. (Purn) Muryanto, sekaligus mantan Ketua FPTI Sawahlunto.

Dalam sambutannya Muryanto menyampaikan, Muscablub digelar karena terpilihnya dirinya sebagai Ketua KONI Sawahlunto, karena tidak boleh rangkap jabatan. Kemudian, Muryanto mengungkapkan dirinya saat memimpin FPTI Sawahlunto sejak awal dibentuk.

Baca Juga

"Kami bentuk FPTI Sawahlunto dari nol, tidak ada atlet, tidak ada tempat latihan, hingga yang dapat kita lihat saat ini dengan prestasi yang diraih," katanya di Sekretariat KONI Sawahlunto, Minggu 17 November 2019.

Muryanto menambahkan, siapa saja ketua yang terpilih, mari kita dukung bersama, sebab kerja di FPTI tidak akan dapat selesai oleh ketua sendiri.

"Diharapkan kepada Ketua FPTI yang baru dapat melanjutkan nilai-nilai yang positif dan meraih prestasi yang lebih baik lagi untuk nama baik kota Sawahlunto," ujarnya.

Pimpinan Sidang Serma Aspil mengatakan, pilihan tertuju pada satu nama, yakni Eka Wahyu. Dalam kesempatan itu, Aspil membacakan surat kesediaan Eka Wahyu untuk menjadi ketua.

"Eka Wahyu dianggap mampu untuk memimpin FPTI Sawahlunto kedepannya. Ini juga sudah disetujui oleh semua klub yang ada dibawah FPTI Sawahlunto, yang berjumlah 4 klub," katanya.

Ketua FPTI Sawahlunto terpilih Eka Wahyu mengatakan, dirinya sudah lama diminta untuk menjadi ketua, namun meminta waktu berpikir. Karena terus ditanya, lanjutnya, diiringi rasa tanggung jawab kepada Sawahlunto, maka saya menyatakan bersedia.

"Hal pertama yang akan dilakukan nantinya tentunya pembenahan pada organisasi dan atlet. Saya mohon dukungan, tanpa dukungan kawan-kawan FPTI tidak akan jalan," ujarnya.(*)

Penulis: Muhammad Haikal | Editor: -