Pilkada Sumbar 2020, DPP: PPP Tanpa Mahar

"Saya tegaskan dihadapan bakal calon yang ingin maju Pilkada 2020 nanti, tidak ada mahar bagi kita di PPP, ngak ada mahar politik. Sekali lagi tidak dan tidak"
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani didampingi Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi dan Sekretaris DPW PPP Sumbar Amora Lubis (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menegaskan, PPP tidak memungut uang seperser pun alias tanpa mahar bagi bakal calon kepala daerah yang ingin maju bersama partai berlambang kakbah tersebut.

Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Kerja Wilayah II, Bimbingan Teknis Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Pelatihan Fasilitator/Instruktur Tingkat Madya Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat "Dengan Revitalisasi Kita Raih Sukses Pilkada 2020 dan Kejayaan PPP" di Hotel Kriyat Bumi Minang, Kota Padang, Minggu, 17 November 2019.

"Saya tegaskan dihadapan bakal calon yang ingin maju Pilkada 2020 nanti, tidak ada mahar bagi kita di PPP, ngak ada mahar politik. Sekali lagi tidak dan tidak," tegasnya.

Namun mantan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin itu tidak menapik, partai tidak bisa membiayai pemenang Pilkada secara keseluruhan. Sehingga para calon harus berembuk terkait dana kemenangan dalam Pilkada.

Disampaikannya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) terkait pasang kepala daerah yang akan diusung maupun didukung. Termasuk soal koalisi di daerah dan pembukaan pendaftaran untuk bursa calon kepala daerah.

"Jutlak dan juknis dari DPP sudah ada, DPW dan DPC boleh saja buka pendaftaran boleh juga tidak. Kalau tidak tentu ada yang akan diusung, nanti saat diusulkan ke pusat kami akan evaluasi, apa pertimbangan dan alasan tidak membuka pendaftaran. Apakah calon yang diusung berpotensi menang atau tidak," bebernya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi menjelaskan, pihaknya telah membuka pendaftaran dan sudah ada dua tokoh yang mendaftar yakni Bupati Agam Indra Catri dan Anggota DPR RI Mulyadi.

"DPC juga sudah membuka pendaftaran hingga 31 Desember 2019," ujarnya didampingi Sekretaris DPW PPP Sumbar Amora Lubis.

Pada ... Baca halaman selanjutnya