Menhan Tawarkan Produk Alutsista Buatan Pindad ke Filipina

"Filipina menyampaikan apresiasi dan merasa puas dengan pembelian produk kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) yang dibuat oleh industri galangan kapal nasional Indonesia PT PAL Indonesia (Persero) Surabaya."
Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto bertemu dengan Menhan Filipina (Kemenhan)

KLIKPOSITIF -- Menteri Pertahanan Republik Indonesia H. Prabowo Subianto menawarkan produk – produk Alutsista buatan industri pertahanan dalam negeri Indonesia kepada Filipina. Salah satu produk yang ditawarkan dan disarakan untuk dapat dipertimbangkan Filipina yakni Medium Tank produksi PT Pindad (Persero).

Tawaran Menhan RI ini didasari atas ketertarikan Filipina untuk membeli produk – produk Alutsista buatan industri pertahanan Indonesia yang disampaikan langsung oleh Menhan Filipina Delfin Negrillo Lorenzana pada saat pertemuan bilateral dengan Menhan RI di sela – sela pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) Retreat and 6th ADMM Plus 2019, Sabtu (16/11) kemarin di Bangkok, Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan Filipina menyampaikan apresiasi dan merasa puas dengan pembelian produk kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) yang dibuat oleh industri galangan kapal nasional Indonesia PT PAL Indonesia (Persero) Surabaya.

Selain terkait dengan industri pertahanan, pada pertemuan bilateral Menhan RI dan Menhan Filipina juga membahas beberapa hal lainnya terkait kerjasama pertahanan kedua negara antara lain kerjasama pertukaran informasi intelijen, kerjasama pratoli bersama, hingga kerjasama peningkatan kemampuan personel militer kedua negara.

Menhan RI menyampaikan mendukung semua upaya kerjasama dalam mengatasi ancaman bersama di kawasan yang dapat dilakukan oleh kedua negara baik melalui patroli laut, patroli udara, latihan bersama atau apapun bentuknya.

Sementara itu, Menhan Filipina mengharapkan adanya kerjasama pertukaran informasi terkait dengan perkembangan radikalisme maupun pergerakan terrorisme yang berdapak terhadap keamanan. (*)