BPJS Belum Tunaikan Tunggakan, Empat Rumah Sakit di Sumbar Terancam Tak Bisa Beroperasi

"Empat rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi, Rumah Sakit Mohammad Natsir Solok, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang, dan RSUD Pariaman"
Ilustrasi/KLIKPOSITIF (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Empat rumah sakit dibawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terancam tidak bisa memberikan pelayanan karena kehabisan dana operasional.

Empat rumah sakit tersebut yakni Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi, Rumah Sakit Mohammad Natsir Solok, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang, dan RSUD Pariaman.

Hal itu terungkap saat empat perwakilan rumah sakit tersebut melapor persoalan tersebut kepada Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di rumah kerja Wagub, Selasa, 19 November 2019.

Nasrul Abit menjelaskan, dari laporan perwakilan rumah sakit, BPJS Kesehatan belum menunaikan kewajiban kepada rumah sakit. Bahkan ada yang belum dibayarkan sejak Mei 2019. Jika tidak segera ditunaikan dan dicarikan jalan keluarnya kemungkinan Desember keempat rumah sakit tidak bisa memberikan pelayanan.

"Totalnya hampir Rp100 miliar tunggakan BPJS belum ditunaikan keempat rumah sakit tersebut. Tadi saya cek ada yang Rp26 miliar dan ada yang Rp20 miliar," katanya.

Dilanjutkannya, pihak rumah sakit sudah mencoba melakukan pinjaman, namun kendalanya akhirnya tahun mereka harus membayar semua. Sebab anjuran Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Sumbar utang harus nol alias lunas, sedangkan rumah sakit tidak punya dana untuk melunasi jika diputuskan untuk utang.

"Ini yang akan kami carikan jalan keluarnya, Jumat (22/11) kami akan rapat dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini agar pelayanan tetap berjalan. Soal kesehatan ini persoalan wajib bagi masyarakat," tukasnya.

Sebelumnya Kepala BPJS Cabang Padang, Asyraf Mursalina mengakui utang BPJS ke rumah sakit sudah mencapai Rp300 miliar. Sampai saat ini belum terbayarkan, dan baru bisa bayar yang klaim-nya pada 20 Agustus.

Asyraf mengungkapkan, catatan BPJS Cabang Padang, jumlah peserta JKN-KIS di wilayah kerja Padang, Pariaman, Padangpariaman, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai, mencapai 1,6 juta ... Baca halaman selanjutnya