Akhirnya Direksi RSUP M Djamil Padang Gratiskan Biaya Perawatan Khalif

Jenazah Ramadhan Halif Putra saat berada di rumah sakit
Jenazah Ramadhan Halif Putra saat berada di rumah sakit (Facebook)

PADANG , KLIKPOSITIF  -- Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang mengambil kebijakan untuk menggratiskan biaya perawatan pasien bayi Ramadhan Khalif Putra yang mencapai Rp25 Juta.

"Kemarin sore Direksi memutuskan untuk mengratiskan biaya perawatan (Ramadhan Khalif), oleh sebab itu tidak perlu adanya pihak-pihak lain untuk melakukan penggalangan dana untuk melunasi biaya tersebut," ujar Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Padang , Gustavianof, Selasa 20 November 2019.

baca juga: Pemko Padang klaim Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Klaster Pengambiran

Baca juga : Ojek Online , Pengamat: Rumah Sakit Harus Pangkas Prosedur Administrasi" href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/60833/terkait-jenazah-yang-dibawa-dengan-ojek-online--pengamat--rumah-sakit-harus-pangkas-prosedur-administrasi">Terkait Jenazah yang Dibawa dengan Ojek Online , Pengamat: Rumah Sakit Harus Pangkas Prosedur Administrasi

Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangan ekonomi dari orang tua. Pihak direksi menggalang dana pribadi untuk membiayai sehingga keluarga tidak perlu mencarikan dana maupun melakukan penggalangan dana.

baca juga: Warga Tiku Positif COVID-19 Tanpa Gejala Sempat Shalat Ied di Masjid, 58 Orang Tes Swab

Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah sama sekali menghalangi dan menahan jenazah Ramadhan Khalif Putra untuk dibawa pulang pihak keluarga karena persoalan biaya perawatan selama di Rumah Sakit.

"Kami ini rumah sakit pemerintah, dan bahkan tidak pernah sama sekali menanyakan kepada setiap pasien yang berobat apakah miliki biaya untuk pengobatan," lanjutnya.

baca juga: Asisten I Edi Hasymi Cek Protokol Kesehatan COVID-19 di Pusat Perbelanjaan di Kota Padang

Menurutnya, persoalan tidak mampu membayar baru diketahui jika pasien atau keluarga menyampaikan keluhannya. Bahkan pihak RSUP juga membantu mencarikan jalan keluar untuk biaya perawatan pasien.

Tidak hanya kepada pasien Khalif, pada pasien-pasien sebelumnya pun juga banyak yang tidak sanggup membayar biaya perawatan dan pihak rumah sakit turut serta mencarikan jalan keluarnya.

baca juga: 240 Mualaf di Kota Padang Terima Bantuan Paket Lebaran

"Jangankan untuk yang meninggal, untuk yang sudah sehatpun kami tidak pernah menghalangi untuk pulang jika tidak memiliki biaya perawatan. Hanya saja sebagai rumah sakit pemerintahan perlu adanya proses administrasi, pasien pulang dengan jaminan, dan itupun cuma KTP serta mengisi data, kami ini kan juga diperiksa dari Inspektorat dan BPK, tentunya harus ada bukti administrasinya," lanjutnya.

Ia mengungkapkan, sebelum pasien dinyatakan meninggal secara medis pada Senin 19 November 2019 kemarin, pihak orangtua dan salah seorang kerabat pasien mendatangi instalasi Humas RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Jumat 15 November 2019 untuk mengadukan keadaan karena ketiadaan biaya membayar pengobatan Khalif.

"Orangtua Khalif datang langsung ke Humas, kami memberikan jalan keluar agar pengobatan dapat dibantu oleh lembaga sosial seperti Baznas dan Dompat Dhuafa, bahkan untuk memudahkan prosesnya, dibantu juga dibantu langsung oleh staff humas," sambungnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R