100 Nelayan di Pasbar Dibekali Ilmu Pengembangan dan Diverifikasi Usaha

"Kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak Rabu hingga Kamis, 20-21 November 2019"
Foto bersama para pemateri pelatihan (Istimewa)

PASBAR, KLIKPOSITIF -- Tingkatkan kehidupan ekonomi kreatif para nelayan, pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berikan ilmu pengembangan dan diverifikasi usaha kepada 100 nelayan di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak Rabu 20 November sampai Kamis 21 November 2019 itu dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Pembangunan Pemkab Pasbar, Irwan.

Menurut Irwan, banyak jaminan yang akan didapatkan diantaranya, fasilitas kredit nelayan, jaminan perlindungan nelayan, penumbuhan jiwa kewirausahaan dan keterampilan nelayan.

Kemudian, terbukanya akses pasar dan adanya mata pencarian alternatif bagi nelayan dan keluarga nelayan terutama para wanita nelayan," jelas Irwan.

Ia melanjutkan, dalam kegiatan tersebut akan dilaksanakan sosialisasi dan Bimtek pengembangan serta diversifikasi usaha, gerai pendanaan nelayan dan perbankan, gerai asuransi nelayan dari Jasindo, gerai perizinan kapal daerah dan layanan penyuluhan bazar dari UMKM.

Saat ini kata dia, jumlah nelayan di Pasbar mencapai 12.350 orang yang tersebar di lima kecamatan salah satunya di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie yang menjadi sentra perikanan.

Sebagian besar nelayan yang ada masih bergantung kepada kapal yang sederhana, sehingga para nelayan bergantung kepada alam. Jika gelombang laut besar yang disertai badai, nelayan tidak bisa melaut.

"Tentu akhirnya berakibat perekonomian tidak berjalan sebagaimana mestinya. Untuk itu, pengembangan usaha nelayan sangat diperlukan, ya dengan kegiatan seperti kita harap dapat memberikan solusi baru buat para nelayan," terang Irwan.

Sementara, Camat Sasak Ranah Pasisie Nur Fauziah Zein berharap istri dari nelayan juga punya usaha, sehingga ketika tidak melaut punya penghasilan yang lain.

[Irfan Pasaribu]