Tingkatkan Sosialisasi Aturan Pernikahan, KUA Sutera Lalukan Hal Ini

"Sejumlah aturan terus mengalami perubahan untuk mengatur tata pola masyarakat"
Ketua KUA Sutera, Toni Nasrianto (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Kantor Urusan Agama (KUA) Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terus meningkatkan penyuluhan pernikahan kepada masyarakat. Sebab, selain adanya perubahan regulasi, legalitas pernikahan juga harus menjadi perhatian masyarakat.

Ketua KUA Sutera, Toni Nasrianto mengakui, seiring waktu sejumlah aturan terus mengalami perubahan untuk mengatur tata pola masyarakat. Tidak hanya tentang hal sosial, tetapi juga tentang aturan dalam pernikahan yang bersifat syariat.

"Jadi semua itu perlu kita lakukan dengan sosialisasi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sebab, di sisi lain masyarakat harus juga taat dengan aturan yang ada," ungkapnya saat diwawancarai KLIKPOSITIF, Rabu 20 November 2019.

Ia menjelaskan, sejuah ini terkait sudah adanya aturan pernikahan, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara baik. Mulai dari yang ditentukan secara syariat, hingga aturan yang ditentukan pemerintah.

"Karena satu sama lain saling keterkaitan. Jika tidak, tentu melanggar dan secara legelitas bermasalah," jelasnya.

Ia mengakui, khusus di Sutera sendiri sejauh ini memang tidak luput dari banyak persoalan. Namun hal itu, terus dilakukan dengan pembinaan dan pemahaman secara langsung pada masyarakat.

"Masih adanya nikah di luar aturan pemerintah tentu tidak bisa kita pungkiri. Tapi, itu kerja kita untuk selalu memberikan pemahaman kepada masyatakat," terangnya.

Sementara itu, terkait adanya rencana pemerintah untuk menerapkan sertifikat layak nikah atau ada pembimbing sebelum nikah sejauh ini belum bisa menanggapi. Sebab, belum ditetapkan.

"Tapi, kalau berbicara layak tidak layaknya itu tergangtung calon nikah. Tapi yang aturannya (sertifikat layak nikah), belum sampai kepada kita," tutupnya.

[Kiki Julnasri]