10 Rumah dan 1 Masjid Dihantam Banjir Bandang di Agam, Bupati Tinjau Lokasi Pagi Ini

Kondisi Jorong Galapuang dari ketinggian
Kondisi Jorong Galapuang dari ketinggian (Dokumentasi rescue Agam)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Banjir bandang yang menerjang Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam-Sumbar, Rabu malam membuat 10 rumah dan satu masjid ikut terdampak.

Kepala Dinas Pol PP Damkar Agam Kurniawan Syahputra mengatakan, banjir disertai longsor itu terjadi sekitar pukul
18.30 WIB.

BACA JUGA: Bermimpi Didatangi Seorang Kakek, Ibu Muda di Agam Melahirkan Tanpa Kehamilan

Baca Juga

"Hujan deras melanda wilayah Tanjung Raya membuat debit air melebihi sungai. Longsoran membawa material batu dan kayu sehingga mengenai rumah dan menutup akses jalan," kata Kurniawan.

Material banjir disertai material tanah dan batu menutup akses jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Tiga rumah diantaranya rusak parah. Material banjir juga menutupi hampir seluruh bangunan masjid," ujarnya.

Pagi ini, tim gabungan mulai membersihkan material banjir dari akses jalan dan bangunan yang terdampak.

"Satu alat berat kita kerahkan. Kita tetap waspada karena material masih rawan turun, debit air masih tinggi dan kondisi cuaca masih tidak menentu. Masyarakat yang berada di zona rawan sudah kita ungsikan," terangnya.

Menurut Kurniawan, Bupati Agam Indra Catri pagi ini juga langsung meninjau lokasi.

Editor: Rezka Delpiera