Mengapa Masih Ada Rakyat yang Tercicil?

Dosen Hukum Kesehatan Universitas Ekasakti Padang, Firdaus Diezo
Dosen Hukum Kesehatan Universitas Ekasakti Padang, Firdaus Diezo (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -Terkait kasus pembawaan jenazah bayi dengan ojek online, ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan untuk pemerintah, yakni masih adanya masyarakat yang tercicil dalam menggunakan layanan kesehatan ini.

Dosen Hukum Kesehatan Universitas Ekasakti Padang, Firdaus Diezo mengatakan masih adanya masyarakat yang tercicil dari program BPJS yang telah diberikan oleh pemerintah merupakan hal yang tak baik. "Padahal 1 Januari mendatang negara sudah memastikan semua rakyat terkover dengan BPJS. Apakah ini bisa dijamin dengan baik nantinya? Ini jadi pertanyaan bagi kita," tuturnya.

Ia mengatakan dengan adanya BPJS kesehatan seharusnya tak ada lagi pasien yang menunggak di rumah sakit terkait pembayaran setelah berobat. "Ini harus diperbaiki segera agar tak terulang lagi di masa mendatang. BPJS punya pekerjaan besar soal ini sehingga harus dituntaskan dengan baik," tuturnya.

Baca Juga

Menurutnya dengan hal itu maka kejadian ini tak akan terulang lagi di masa mendatang. "Tentunya dengan melakukan berbagai kerja keras dan inovasi sehingga hal ini bisa tuntas. Kerja keras itu tentunya dengan mendata kembali masyarakat yang masih belum terdaftar dalam BPJS," jelasnya.

Disisi lain, BPJS juga harus mengefisisensi anggaran sehingga anggaran yang dikeluarkan untuk biaya kesehatan jelas. "Dan tupoksinya juga jelas dengan baik mana yang harus diberikan dan tidak," jelasnya. (*)

Editor: Fitria Marlina