BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau Gelar Pelatihan Vokasi untuk Calon Satpam

(Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (TK) Sumbar-Riau secara resmi membuka pelatihan vokasi tenaga satpam untuk 48 orang pesertanya selama 23 hari di Asrama Haji jalan Rasuna Said, 25 November 2019.

Pelatihan itu dibuka oleh Asdep Pelayanan BPJS TK Sumbar-Riau Yuniman Lubis melalui kegiatan upacara pembukaan pelatihan tersebut, serta dihadiri oleh Pimpinan PKSS, Abdul Wahab Nasution
dan Bimnas Polda, AKP Jasril.

"Ini salah satu langkah BPJS TK dalam mengurangi angka pengangguran yang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sumbar. Sehingga nantinya peserta ," kata Eko Yulianda.

Baca Juga

Ia mengatakan kegiatan itu dikhususkan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan yang berhenti bekerja atau di-PHK, sehingga peserta tersebut nantinya dapat memiliki kemampuan di bidang security dan berpeluang memiliki pekerjaan.

Peserta pelatihan tersebut sebelumnya mendaftar melalui aplikasi BPJS KU dan data yang masuk akan diseleksi oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan tersebut merupakan pelatihan vokasi kloter 1 oleh BPJS TK dengan menargetkan peserta sebanyak 250 orang, namun untuk saat ini hanya 48 orang yang lolos seleksi untuk dapat mengikuti pelatihan tersebut. Rencananya, peserta lainnya akan mengikuti pelatihan itu juga pada kloter 2 jika kuota sudah terpenuhi.

Selama mengikuti pelatihan, peserta diberi fasilitas akomodasi seperti tempat tinggal dan makan, serta mendapat uang saku dari BPJS TK.

"Targetnya setelah pelatihan ini, peserta bisa langsng bekerja atau membuka usaha sendiri, karena pelatihan ini melalui berkoordinasi dengan LPK. Maka kami harap LPK dapat menyalurkan minimal 30 persen dari peserta pelatihan satpam," kata Yuniman lagi.

Untuk tenaga pelatih, BPJS TK bekerja sama juga dengan Polda Sumbar dari bidang Pembinaan Masyarakat (Binmas), agar peserta dapat langsung dilatih oleh tenaga ahli.

Sementara itu, Koordinator Pelatihan Vokasi, AKP Jasril mengungkapkan, pelatihan tersebut bertujuan untuk mencetak tenaga kerja pada bidang keamanan/security.

"Kami dari Polda Sumbar menyediakan 10 orang tenaga pelatih untuk para calon security," kata Jasril.

Dijelaskannya, selama 23 hari kedepan para peserta akan dilatih untuk menjadi seorang petugas keamanan yang profesional.(*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Khadijah