BPBD: Bencana Alam di Pasbar Bukan Banjir Bandang, Hanya Luapan Sungai

Kepala Pelaksana BPBD Pasbar, Try Wahluyo meninjau lokasi dampak luapan Sungai Batang Batahan di Jorong Lubuk Gobing Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan
Kepala Pelaksana BPBD Pasbar, Try Wahluyo meninjau lokasi dampak luapan Sungai Batang Batahan di Jorong Lubuk Gobing Nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan (Ist)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Akibat tinggi nya intensitas hujan beberapa waktu yang lalu melanda Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), empat kecamatan di daerah itu terdampak genangan air dari luapan sungai.

Akibatnya bencana tersebut total kerugian mencapai Rp1 miliar lebih. Namun, banjir tersebut bukan banjir bandang seperti yang dikabarkan.

"Itu bukan banjir bandang. Itu genangan air dan luapan sungai serta beberapa fasilitas yang rusak akibat banjir tersebut," sebut Kepala Pelaksana BPBD Pasbar Try Wahluyo, Selasa (26/11).

Baca Juga

BACA JUGA:  Banjir Bandang di Solok Selatan, BPBD Fokus Penanganan Hal Ini

Ia menjelaskan, empat kecamatan itu yakni, Luhak Nan Duo, Gunung Tuleh, Lembah Melintang dan Ranah Batahan. Banjir yang melanda tidak terlalu parah, namun karena pada umumnya masyarakat yang terdampak bermukim di aliran sungai. Sehingga rumah masyarakat tersebut hampir terkikis aliran sungai yang meluap.

Ia memaparkan, di Gunung Tuleh, banjir dari luapan sungai batang air haji yang melanda Nagari atau Desa Rabi Jonggor mengakibatkan satu jembatan gantung putus. Selain itu, satu masjid dan sebuah sekolah rusak diterjang banjir.

"Akibatnya akses jalan di Rabi Jonggor itu masih terganggu akibat putusnya jembatan itu," kata Try.

Kemudian, di Kecamatan Ranah Batahan, luapan Sungai Batang Batahan di Nagari Batahan menyebabkan tebing sungai runtuh 3-5 meter, di sepanjang 30 meter. Sehingga enam rumah warga dan satu masjid terancam ambruk, karena sudah sangat dekat dengan bibir sungai.

Sedangkan di Kecamatan Lembah Melintang, Nagari Ujung Gading, ada empat titik banjir akibat luapan Sungai Batang Bayang, yang menyebabkan 4 rumah dan 1 bengkel hampir roboh.

BACA JUGA:  Dokter Sebut Pengungsi di Solsel Ada yang Mengalami Trauma Ringan

Sementara, di Kecamatan Luhak Nan Duo, luapan Sungai Batang Pinagar Gadang Kejorongan Giri Maju, mengakibatkan rusaknya 2 unit jembatan di Kejorongan Giri Maju yang menghubungkan Kejorongan Giri Maju dan Inti III Kampung Jambu Nagari Koto Baru.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan usulan tindakan rapat koordinasi lintas sektor kebencanaan dalam rangka penanggulangan bencana secara terpadu untuk penetapan status tanggap darurat di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

"Usalan tanggap darurat telah kita sampaikan dan perhitungan pembiayaan secara teknis oleh OPD terkait, namun untuk langkah selanjutnya kita memunggu petunjuk dan arahan Bapak Bupati Pasaman Barat," ungkapnya. (Irfan Pasaribu)

Editor: Eko Fajri