Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Solok Selatan Minta Direlokasi

Dampak banjir bandang di Solok Selatan
Dampak banjir bandang di Solok Selatan (KLIKPOSITIF/ Halber)

SOLSEL, KLIKPOSITIF -- Masyarakat Jorong Sapan Salak, Kenagarian Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) meminta untuk direlokasi.

Seorang warga yang diwawancarai klikpositif.com, Rabu 27 November 2019, Nadia (23) mengatakan bahwa dirinya lebih memilih untuk direlokasi pasca bencana banjir bandang itu.

BACA JUGA:  Jalur Menuju Jorong Sapan Salak Solsel Telah Bisa Dilalui

Baca Juga

"Kalau diberikan rumah untuk hunian, saya lebih memilih untuk direlokasi oleh pemerintah," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa tidak ada lagi yang bisa ia harapkan di Jorong tempat ia tinggal sebelumnya. Pasalnya, rumah yang ia huni sebelumnya hanyut terbawa banjir bandang.

"Rumah saya hancur semuanya saat galodo kemarin dan tidak ada yang bisa saya selamatkan," ujar perempuan yang memiliki seorang bayi itu.

BACA JUGA:  Belasan Polwan Beri Trauma Healing Bagi Anak-anak Pasca Banjir Bandang Solsel

Ia mengatakan bahwa rumah permanen yang ia tempati sebelumnya di Jorong Sapan Salak tidak bisa lagi untuk ditempati.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Richi mengatakan bahwa pihaknya memang merencanakan untuk relokasi korban banjir bandang itu.

BACA JUGA:  Banjir Bandang Solok Selatan, Polisi Selidiki Kemungkinan Adanya Illegal Logging

"Kami memang merencanakan akan melakukan relokasi, tapi saat ini kami belum memiliki tempat untuk itu dan akan kami bahas nanti di rapat," ujarnya. [Halbert Caniago]

Editor: Eko Fajri