Dilimpahkan ke Pengadilan, Kasus Karhutla di Solok Segera Disidangkan

Petugas Kejari Solok melimpahkan berkas perkara kasus Karhutla kepada pihak Kejaksaan Negeri Solok
Petugas Kejari Solok melimpahkan berkas perkara kasus Karhutla kepada pihak Kejaksaan Negeri Solok (Istimewa)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Lima tersangka kasus pembakaran hutan lindung di Kawasan Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok - Sumbar yang ditangkap Petugas pada September 2019 lalu segera disidangkan.

Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Donny Haryono Setiawan mengatakan, berkas perkara kelima tersangka bersama barang bukti sudah dilimpahkan pihak Kejaksaan Negeri Solok kepada Pengadilan Negeri Solok untuk disidangkan.

"Berkas perkara dan barang bukti Kasus Karhutla sudah kita limpahkan pada pihak Pengadilan Negeri Solok untuk proses hukum lebih lanjut," ungkap Donny Haryono Setiawan, Rabu (27/11) di Kejaksaan Negeri Solok.

Baca Juga

Berkas perkara dengan lima terdakwa dipecah menjadi dua. Satu terdakwa berinisial LK (65) yang bertindak sebagai pemilik modal dan penyuruh dalam kasus itu dilimpahkan dalam satu berkas, sementara itu empat pekerja diantaranya KD (43), DR (37), AF (36) dan YM (35) dilimpahkan dalam satu berkas.

Masing-masing terdakwa dijerat dengan pasal 40 ayat 1 Undang-Undang RI No. 5 tahun 1990 tentang SDA Hayati dan ekosistemnya Jo. pasal 78 ayat 2 dan ayat 3 Jo. pasal 50 ayat 3 huruf b Undang-undang no. 41 tahun 1999 tentang kehutanan Jo. pasal 82 ayat 1 huruf C undang-undang RI no. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan Jo. pasal 55 KUHP.

"Terdakwa diancam dengan hukuman pidana kurungan penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp5milar," terang Donny Haryono Setiawan didampingi Kasi Intel, Ulfan Yustian Arif.

Menurutnya, dari hasil pengembangan perkara pembabatan dan pembakaran lahan yang didalami penyidik Kejaksaan Negeri Solok juga terungkap pelaku lainnya yang bertindak sebagai operator alat berat berinisial HS dan masih dalam status DPO Petugas.

Sebelumnya, kelima tersangka diamankan pihak kepolisian setelah kedapatan melakukan pembabatan dan pembakaran untuk membuka lahan pertanian baru di kawasan Lurah Banto, Jorong Balai Batingkah, Nagari Saniang Baka dengan cara membabat dan membakar sehingga menyebabkan kebakaran.

Berkat laporan masyarakat, petugas Polres Solok Kota dan pihak BKSDA turun ke lokasi dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata lokasi yang dibakar termasuk kawasan hutan lindung.

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa mesin penebang pohon, mesin pemotong rumput, pompa racun rumput, genset dan sejumlah jerigen bahan bakar, korek api, gerobak, cangkul, motor hingga kayu pinus hasil pemotongan.

Hingga saat ini, kelima terdakwa masih dalam penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Solok. 

[Syafriadi]

Penulis: Iwan R | Editor: -