BPN Sumbar Serahkan 1.500 Sertifikat PTSL pada Masyarakat di Tiga Kabupaten

Penyerahan sertifikat PTSL kepada masyarakat secara simbolis di Balerong Pusako Anak Nagari, Simpang Empat, Kabupaten Pasbar.
Penyerahan sertifikat PTSL kepada masyarakat secara simbolis di Balerong Pusako Anak Nagari, Simpang Empat, Kabupaten Pasbar. (KLIKPOSITIF/ Irfan Pasaribu)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF - Penyerahan sebanyak 1.500 sertifikat pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) gratis dari pemerintah pusat disentralkan di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) untuk warga di tiga kabupaten yakni Pasaman Barat, Pasaman dan Agam.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia Pemerintah Provinsi Sumbar, Muhammad Yani mengatakan, dengan munculnya program PTSL dari pemerintah pusat dapat menjadi kepastian hukum terhadap hak-hak rakyat.

"Sertifikat yang dimiliki tentu menjadi kepastian hukum bagi masyarakat terhadap hak kepemilikan tanah. Karena tanpa pembuktian hak atas sebidang tanah, nantinya akan menjadi masalah dimata hukum," kata Muhammad Yani, di Balerong Pusako Anak Nagari, Simpang Empat, pada Rabu (27/11/2019).

Baca Juga

Ia mengaku, untuk di wilayah Sumbar, masih banyak lagi yang dibutuhkan. Penambahan tetap akan kita usulkan, namun secara bertahap di kabupaten dan kota pemberian sertifikat PTSL ini.

"Program nasional ini harus sukses di Sumbar, meski sedikit banyaknya ada kendala, tapi kita berharap BPN bisa mengatasi masalah-masalah yang timbul," harapnya.

Sementara Kepala Bidang Hubungan Hukum Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Sumbar, Maiven Indra menuturkan, di Sumbar program PTSL tahun 2019 ini mendapatkan 50.500 bidang dan hingga saat ini baru terselesaikan sebanyak 72 persen," tuturnya.

Ia menjelaskan, penyerahan sertifikat PTSL ini dibagi pada lima kabupaten di Sumbar dengan rincian di Kabupaten Solok sebanyak 1.000 bidang. Sedangkan untuk Kabupaten Tanah Datar sebanyak 1.000 bidang namun meliputi Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Padang Panjang.

Sedangkan untuk penyerahan yang disentralkan di Kabupaten Pasaman Barat meliputi, sebanyak 1.000 bidang di Kabupaten Pasaman Barat sebanyak Pasaman sebanyak 300 bidang dan Agam sebanyak 200 bidang.

Sedangkan untuk penyerahan PTSL secara massal sebanyak 1.000 bidang Kabupaten Sijunjung akan dijawalkan pada 4 Desember 2019. Kemudian terakhir di Kabupaten Pessel sebanyak 1.000 bidang.

"Jadi total yang kita serahkan kepada masyarakat secara massal ini sebanyak 6.000 bidang," jelasnya.

Ia mengaku, untuk pencapaian target di tahun 2019 ini, kemungkinan pihaknya tidak akan bisa mengejar di angka 100 persen. Sebab kata Maiven Indra, banyak kendala yang dihadapi terkait dengan status tanah.

"Di Sumbar, banyak tanah yang berstatus tanah ulayat, maka sebagian besar terkait pensertifakatan tanah masih terkendalan dalam hal penyiapan lasak-lasak nya," katanya.

Ia menerangkan, di Sumbar, lasak tersebut harus diketahui oleh para Ninik Mamak sampai kepada Pemerintahan Nagari. Disamping itu dalam hal penandatanganan lasak, sebab sebagian masyarakat Sumbar adalah perantau, jadi ada hal-hal demikian yang menjadi kendala," terangnya. [Irfan Pasaribu]

Editor: Eko Fajri