Susun IKP 2020, Bawaslu Pessel Kumpulkan Data Lapangan

"Bawaslu juga melakukan koordinasi dengan pihak KPU, kepolisian dan media"
Ketua Bawaslu Pesisir Selatan Erman Wadison (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesisir Selatan, Sumatera Barat melakukan pengumpulan data terkait penyusunan dan pemetaan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) dalam mencegah dan mendektesi tingkat kerawanan pemilihan yang bakal terjadi tahun 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Pesisir Selatan Erman Wadison mengungkapkan, kegiatan penyusunan dan pengumpulan data IKP 2020 berdasarkan surat perintah Bawaslu RI nomor 1817. Dalam penyusunan IKP sendiri, Bawaslu kabupaten/kota diminta mengisi sejumlah instrumen dari Bawaslu RI.

"Dalam hal ini, kami juga melakukan koordinasi dengan pihak KPU, kepolisian dan juga informasi dari teman-teman media. Sesuai perintah, IKP ini akan dikucurkan oleh Bawaslu RI sendiri," ungkapnya pada KLIKPOSITIF, Senin 2 Desember 2019.

Ia menjelaskan, terkait penyusunan IKP 2020, pihaknya mengumpulkan data terkait kerawanan yang terjadi pada Pilkada tahun sebelumnya dan Pemilu 2019. Salah satunya, terkait politik uang, netralitas ASN serta hal lainnya yang dinilai melanggar ketentuan.

"Dan sejumlah data kita gali dalam menyusun IKP ini. Salah satunya untuk menyusun dan mengatur strategi yang kita lakukan dalam menghadapi Pilkada 2020," terangnya.

Selain melakukan penyusunan IKP 2020, Bawaslu Pessel juga telah melakukan rekrutmen calon Panwascam Pilkada, yang dibuka mulai 27 November dan berakhir 4 Desember 2019. Salah satunya untuk memperkuat kelembagaan dalam mengawasi Pilkada 2020.

"Dan sampai saat ini proses rekrutmen masih berlanjut, dan untuk tahapan pelantikan akan dilaksanakan pada 20-21 Desember 2019," tutupnya.

[Kiki Julnasri]