Perluasan Stasiun, PT KAI Eksekusi Delapan Petak Kios di Pariaman

Delapan petak kios yang berada di atas tanah milik PT KAI pada stasiun Pariaman, dibongkar atau ditertibkan
Delapan petak kios yang berada di atas tanah milik PT KAI pada stasiun Pariaman, dibongkar atau ditertibkan (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Delapan petak kios yang berada di atas tanah milik PT KAI pada stasiun Pariaman, dibongkar atau ditertibkan. Alasan penertiban tersebut untuk memperluas stasiun kereta api.

Kepala Humas Divre II Sumatera Barat, M. Reza Fahlepi menjelaskan, peningkatan pelayanan terhadap calon penumpang KA merupakan salah satu fokus PT KAI Divre II saat ini.

"Hal ini direalisasikan dengan adanya penambahan fasilitas hingga perbaikan bangunan di beberapa stasiun KA diwilayah Divre II Sumatera Barat, guna memberikan kenyamanan dan pelayanan prima kepada calon penumpang KA di seluruh Stasiun PT KAI khususnya di wilayah Divre II," kata Reza, Selasa 3 Desember 2019.

Baca Juga

"Nah untuk hari ini kami lakukan penertiban bangunan di sekitar wilayah stasiun Pariaman. Saat ini kondisi bangunan di stasiun tersebut sudah tua, fasilitas pendukung yang terdapat di stasiun Lubuk Alung pun tidak lengkap dan tidak memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) seperti tidak adanya mushola dan ruang ibu menyusui," kata dia.

Selain itu jelasnya lagi, penumpang KA terus meningkat sehingga perlu dilakukan rencana pengembangan atau renovasi secara keseluruhan terhadap bangunan stasiun tersebut yang berdampak terhadap bangunan-bangunan disekitarnya untuk dilakukan penertiban aset.

"Tujuan dilakukan penertiban atau pengosongan lahan terhadap delapan petak kios yang berada di sekitar Stasiun Pariaman ini adalah untuk mendukung rencana pengembangan atau renovasi bangunan Stasiun Pariaman demi meningkatan pelayanan kepada penumpang kereta api di Stasiun Pariaman," jelas Reza.

Menurut Reza, pihaknya telah melakukan upaya persuasif kepada penyewa lahan yakni sosialisasi secara langsung atau tidak langsung atau dengan menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat atas pemakaian aset tanah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang akan ditertibkan.

"Kami juga telah layangkan tembusan surat kepada aparat wilayah terkait. Hasil sosialisasi dengan penyewa aset didapati kesepakatan sehingga pelaksanaan penertiban dapat dilaksanakan pada hari ini," ungkap Reza. (Rehasa)

Editor: Eko Fajri