Bupati Pasbar Minta LPMN Bantu Pemerintahan Nagari

"LPMN merupakan sebuah wadah partisipasi masyarakat nagari yang berfungsi sebagai mitra pemerintah nagari"
Bupati Pasbar, Yulianto saat memberikan kata sambutan di acara pelatihan LPMN se Pasbar dan menuju Nagari persiapan yang Defenitif. (Istimewa)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Bupati Pasaman Barat, Yulianto menyebutkan keberadaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN) dalam undang-undang desa memegang peranan penting dalam pembangunan di daerah maupun di tingkat nasional.

"Hal ini dapat dilihat dari kebijakan anggaran yang cukup besar," sebut Yulianto dihadapan para peserta pelatihan LPMN se Pasbar di Gedung Pertemuan Nagari Lingkuang Aua, pada Selasa (3/11).

Maka untuk itu, LPMN dituntut untuk membantu pelaksanaan fungsi penyelenggaraan Pemerintah Nagari dalam melaksanakan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat di Nagari.

Ia menjelaskan, dalam Pasal 94 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Dana Desa, diharapkan dapat membentuk dan mendayagunakan lembaga kemasyarakatan nagari.  "Untuk itu LPMN harus membantu pelaksanaan fungsi penyelenggaraan pemerintahan nagari," jelasnya.

Diterangkan Yulianto, LPMN merupakan sebuah wadah partisipasi masyarakat nagari yang berfungsi sebagai mitra pemerintah nagari. LPMN juga bertugas untuk melakukan pemberdayaan nagari dan ikut serta merencanakan serta melaksanakan pembagunan dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Saat ini kata Yulianto, alokasi dana desa dan dana nagari sangat besar di tahun 2019 dengan rincian, alokasi nominal sebesar Rp.47.238.491.000.

Kemudian alokasi dana nagari berjumlah Rp.68.487.182.399 ditambah bagi hasil pajak bagi nagari sebesar Rp.3.694.670.176. Sehingga total dana yang dikelola oleh Nagari tahun 2019 sebesar Rp.119.420.343.575," kata Yulianto.

Ia berharap, agar anggota LPMN dapat meningkatkan pengetahuan dengan adanya pelatihan ini dan untuk membangun silahturahmi serta kerjasama, demi tujuan menjadikan setiap nagari di bumi mekar Tuah Basamo ini menjadi lebih baik, maju dan mandiri," harap Yulianto.

[Irfan Pasaribu]