Tarif BPJS Naik Mulai 2020, Pemko Pariaman Bakal Berikan Subsidi

ilustrasi
ilustrasi (net)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Rencana Pemerintah Pusat untuk menaikan biaya kepersetaan BPJS Kesehatan pada awal 2020 mendatang menjadi perbincangan oleh masyarakat, terutama yang berekonomi rendah.

Menanggapi persoalan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Syahrul mengatakan, masyarakat jangan khawatir menanggapinya. "Tentu sudah diantisipasi kalau betul ada kenaikan nantinya. Bagi masyarakat kurang mampu ada subsidi," kata Okt Kadis Kesehatan itu, Jumat 6 Desember 2019.

Dia menjelaskan Pemko Pariaman akan mensubsidi warga yang tidak mampu. Itu merupakan upaya jaminan kesehatan dari Pemko itu sendiri. "Sudah menjadi tanggung jawab Pemko sendiri untuk menjamin itu. Anggaran jaminannya sudah ada pula," ungkap Syahrul.

Baca Juga

Syahrul menjelaskan, dana subsidi tersebut direncanakan oleh Pemko Pariaman dari tiga sumber. "Nah, nanti masyarakat yang kurang mampu di sini, akan ada Jamin Kesehatan Nasional (JKN) dari pemerintah pusat. Kemudian, ada subsidi dari Provinsi Sumbar, yang diambil dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) sekitar 20 persen, melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI)," ungkap Kadis itu.

Selain itu, kata dia lagi, Dinas Kesehatan juga menyerap anggaran dari APBD Kota sekitar 80 persen yang diberikan untuk Dinas Kesehatan.

Syahrul menyebutkan, dengan adanya subsidi ini, ia berharap agar masyarakat yang kurang mampu di Kota Pariaman, tidak ada lagi yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Target kami, hendaknya seluruh masyarakat miskin Kota Pariaman, ditanggung oleh pemerintah BPJS kesehatannya," ujarnya.

Rehasa

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Ramadhani