Pemkab Pessel Usulkan Penambahan 148 Ton Pupuk Subsidi

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengusulkan penambahan pupuk subsidi sebanyak 148 ton untuk keseluruhan jenis dalam memenuhi bahan pertanian petani hingga akhir tahun 2019.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Pessel, Nuzirwan mengatakan, pengusulan dilakukan seiring dengan kebutuhan pupuk di daerah tersebut. Sebab, hingga November ketersedian pupuk sudah langka.

"Karena kondisi itu terpaksa kita usulkan kembali. Karena memang, sejak November 2019 stok pupuk kita sudah langka didapati petani," ungkap Nuzirwan didampingi Kasi Alsintan dan Pupuk, Distanhorbun Pessel Fadrial pada KLIKPOSITIF.

Baca Juga

Berdasarkan kuota 2019, awalnya Pesisir Selatan mengusulkan sekitar 16 ribu ton untuk keseluruhan jenis, diantaranya Urea : 5.069 ton, SP-36 : 2.336 Ton, ZA : 1.862 ton, NPK : 5.924 ton, Organik : 1.018 ton.

Namun, hingga Oktober 2019 relokasi yang diterima hanya 15 ton, Urea : 4.459 ton, SP-36: 2335 ton, ZA : 2.317 ton, NPK : 5.751, Organik : 874 ton. Dan untuk memenuhi kebutuhan, per November Pemkab mengusulkan Urea :33 ton, SP-36: 34 ton, ZA: 16 ton, NPK: 60 ton, organik : 5 orgnanik.

"Diantaranya semua jenis itu, NPK yang paling sulit. Karena memang NPK ini bisa digunakan untuk banyak tanaman," sebutnya.

Lanjutnya, sesuai kebutuhan tersebut Pemrov bisa merelokasi sesuai dengan kebutuhan permintaan pupuk di daerah tersebut. Sebab, hingga akhir tahun permintaannya terus meningkat.

"Tapi sampai sekarang kami belum tau realisasinya. Yang jelas sesuai kebutuhan, sudah kami usulkan," tutupnya.

[Kiki Julnasri]

Editor: Iwan R