Puluhan KK Malam Ini Mengungsi Akibat Banjir di Limapuluh Kota

Kondisi banjir di Limapuluh Kota
Kondisi banjir di Limapuluh Kota (Ade Suhendra/KLIKPOSITIF)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Pasca banjir yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, puluhan Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi dari rumahnya. Puluhan KK ini terbagi di dua kecamatan yang cukup parah yaitu Kecamatan Harau dan Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Wakil Bupati Ferizal Ridwan saat ditemui di lokasi banjir mengatakan saat ini terdapat 97 KK yang diungsikan. Sebanyak 46 KK berada di Nagari Taram, Kecamatan Harau dan selebihnya berada di Kecamatan Lareh Sago Halaban.

"Pengungsi ini sementara mengungsi di musala atau surau, sekolah, dan rumah saudaranya yang tidak terkena dampak banjir di dua wilayah ini," kata Ferizal Ridwan di Jorong Koto Harau, Batu Balang, tepatnya di perbatasan Koto Harau dengan Balai.

Baca Juga

Kepada KLIKPOSITIF ia juga mengatakan saat ini terdapat ratusan rumah yang terendam di 7 kecamatan yang terdampak di Limapuluh Kota. Pemkab telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BPBD untuk mendirikan tenda darurat sebagai dapur umum dan tempat istirahat sementara bagi pengungsi atau warga yang rumahnya terendam banjir.

"Sementara warga yang terkena dampak banjir mengungsi di beberapa tempat seperti di surau, sekolah, dan rumah saudara mereka yang aman. Menurut catatan dan laporan terdapat 217 unit rumah terendam dari 7 kecamatan yang terdampak banjir," katanya.

Sementara itu, Nuraini (48 tahun), salah seorang warga yang ditemui di tenda pengungsian mengatakan malam ini ia bersama keluarganya tidur di tenda. Hal ini disebabkan banjir merendam rumahnya di Jorong Subarang, Taram.

"Sebelumnya kami menginap di rumah teman dan malam ini kami tidur di tenda. Alhamdulillah tadi juga bantuan juga telah kami terima untuk dimanfaatkan hingga air surut," kata Ibu dua anak ini.

(Ade Suhendra)

Video

Dramatis, Personel BPBD Solok Lewati Sungai dengan Seutas Tali

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Rezka Delpiera