Dihadapan Komisi VII DPR RI, Pemprov Sumbar Minta Penambahan Kuota BBM Subsidi

Gubernur Irwan Prayitno saat menggelar pertemuan dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (18/12) di ruang rapat kantor gubernur
Gubernur Irwan Prayitno saat menggelar pertemuan dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (18/12) di ruang rapat kantor gubernur (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Komisi VII (Tujuh) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Sumbar, dalam kunjungan kerja itu komisi yang membidangi Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup itu disambut Gubernur Irwan Prayitno serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat kantor Gubernur, Rabu (18/12).

Kunjungan kerja komisi VII ini dimanfaatkan Pemprov Sumbar untuk menyampaikan berapa usulan langsung ke pusat.

"Ada berapa usulan yang kita sampaikan dalam kunjungan kerja komisi VII ini," ujar Irwan Prayitno.

Baca Juga

Dikatakannya, dalam usulan itu Pemprov meminta penambahan kuota BBM subsidi melalui DPR RI. "Kita ingin penambahan kuota BBM subsidi, karena kuota itu berdasarkan berapa jumlah uang subsidi yang diputuskan DPR RI," katanya.

Kemudian minta Pertamina belum turun dana subsidi dan butuh waktu panjang siapkan extra kuota. Kebijakan dari Pertamina. "Untuk PLN,  ketika masuk IPP dari harga tidak dipercepat. Kita minta supaya dipercepat," katanya.

Untuk rasio elektrivikasi untuk Mentawai tetap program dijalankan dengan bantuan disel. Untuk PLTS disana tidak bisa, dan gagal. Makanya, diminta penambahan disel. 

"Mereka mau untuk penambahan disel sehingga akan meningkatkan rasio elektrivikasi disana," katanya.

Sementara itu, Ketua Rombongan Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu mengatakan, pihaknya akan meneruskan usulan dari Pemprov tersebut ke pusat. Dan, akan ditindaklanjuti.

Selanjutnya terkait dengan elektrivikasi di Sumbar sudah sangat jauh. Rata-rata secara nasional sudah diangka 98 persen.

"Jangan kira semua masyarakat Sumbar sudah menikmati listrik. Sebab, ada rasio elektrvikasi, namun untuk Sumbar sudah bagus," katanya.

Kemudian pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan energi terbarukan.

"Kita akan dorong itu, karena dari segi energi Sumbar sangat luar biasa, apalagi energi terbarukan," pungkasnya. (*)

Video

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Joni Abdul Kasir