Ditabrak Kereta Api, Bagaimana Nasib Pengemudi dan Penumpang Mobil Fortuner?

"Saat kejadian, mobil Fortuner ini berisi dua orang"
(Halbert/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF – Mobil jenis Toyota Fortuner dihantam kereta api wisata Si Binuang di perlintasan kereta api Kampuang Pinang, Kelurahan Parak Salai, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa 16 Agustus 2016.

Mobil berwarna putih itu didorong hingga masuk ke dalam sungai yang berada di lokasi tersebut dan ringsek. Lalu bagaimana nasib pengemudi dan seluruh penumpang di dalam mobil itu?

Saat kejadian, mobil yang bernomor polisi BA 1550 QD ini berisi dua orang, yakni Rika (19) selaku pengemudi mobil, serta ibunya bernama Gusmalinda (50). Akibat kejadian ini, Gusmalinda mengalami patah tulang pada bagian bahu kanan, sementara anaknya Rika hanya mengalami luka lecet di bagian bahu.

"Bahu sebelah kanan mama patah dan masih dalam perawatan," ujar Rika saat berada di Rumah Sakit M. Djamil Padang.

Menurutnya mobil naas yang ia kendarai tersebut mati saat melewati rel tersebut dan tidak bisa lagi di starter. Saat kereta Si Binuang melintas, ia mengaku tidak sempat keluar sehingga ditabrak Kereta Api dan membuat mobilnya terseret hingga masuk ke banjir kanal.

Meski body mobil hancur, namun kedua korban ini terselamatkan oleh airbag atau kantong udara yang merupakan fitur keamanan yang tersedia di mobil mewah tersebut.

[Halbert Chaniago]