Pessel dan Dharmasraya Tak Masuk Kalender Iven Pariwisata Sumbar 2020

Kawasan Wisata Mandeh Pessel tidak masuk dalam 35 iven pariwisata Sumbar 2020
Kawasan Wisata Mandeh Pessel tidak masuk dalam 35 iven pariwisata Sumbar 2020 (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG - Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat secara resmi merilis kalender iven pariwisata yang akan berlangsung selama tahun 2020 ini. Tercatat, ada 35 iven yang bakal diselenggarakan diberbagai daerah dengan keberagaman budaya dan kegiatan lainnya.

Namun sayangnya, dua daerah yakni Kabupaten Pesisir Selatan dan Dharmasraya tidak masuk dalam 35 iven tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Novrial, mengatakan, 35 iven pariwisata itu dari berbagai kegiatan tersebar di 17 kabupaten dan kota dari 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar.

Baca Juga

Ia menjelaskan, untuk menetapkan iven pariwisata apa yang saja yang bisa masuk ke kalender iven pariwisata itu, pada bulan Oktober 2010 lalu Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat telah mengirimkan surat edaran untuk Pemerintah Kabupaten dan Kota, agar mengirimkan data beserta dokumentasi iven pariwisata.

"Jadi dari sana kita lihat dan dapat kita ketahui iven -iven pariwisata di daerah. Tapi untuk Pesisir Selatan memang tidak respon Pemkabnya, dan Dharmasyara memang ivennya belum memenuhui kriteria," katanya, Senin (13/1)

Novrial mengakui dari seluruh daerah itu, tidak semua daerah yang mengirim data atau dokumentasi pariwsata ke Dinas Pariwisata Provinsi. Sehingga mereka yang tidak mengirim tidak masuk dalam daftar iven .

"Dua daerah tersebut tidak mengirimkan usulan ke kami," ungkapnya.

Alasan daerah Dharmasaraya tidak masuk dalam kalender iven pariwisata di Sumatera Barat pada tahun 2020, karena ada iven pariwsata di daerah yang belum sesuai kriteria. Seperti di Kabupaten Dharmasraya, ada iven Festival Pamalayu, iven itu baru berjalan satu kali yaitu tahun 2019 kemarin. Padahal dalam kreteria untuk masuk kalender even pariwisata di Sumatera Barat itu, even yang terlaksana minimal tiga kali berturut-turut.

"Kalau untuk Pesisir Selatan tidak merespon dari surat edaran yang telah kita sebarkan ke seluruh daerah," ucapnya.

Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Hendri Agung Indrianto, mengatakan, dalam 35 kalender iven pariwisata itu ada dua iven nasional yang dimasukan mengingat diselenggarakan di Sumatera Barat pada tahun 2020. Dua iven itu yakni Penas Tani dan MTQ Nasional.

"Jadi dikarenakan bertepatan diselenggarakan di tahun 2020 ini, dua iven itu kita masukan dalam kalander iven pariwisata," sebutnya.

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengaku bahwa Pemkab Pesisir Selatan belum mengetahui kalau iven pariwisata di daerahnya itu tidak masuk dalam kalender iven pariwisata untuk tahun 2020 ini, yang jumlahnya mencapai 35 iven pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Pesisir Selatan, Hadi Susilo, mengatakan, dengan tidak masuknya Pesisir Selatan dalam kalander iven pariwisata 2020 itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat, untuk mengetahui alasan Pesisir Selatan tidak masuk dalam kalender iven tersebut.

"Jadi hingga penetapan itu kita tidak ada sama sekali diundang dan dikonfirmasi oleh Pemprov Sumatera Barat.

Berikut 35 acara yang masuk kalender wisata Sumbatera Barat 2020.

1. Festival Serak Gulo, 25 Januari 2020, di Kota Padang.

2. Pacu Jawi, 1 Februari-28 November 2020 (tiap Sabtu), di Kabupaten Tanah Datar.

3. Cap Go Meh dan Multikultural Festival, 4-8 Februari 2020, di Kota Padang.

4. Lansek Manih Festival, 11-18 Februari 2020, di Kabupaten Sijunjung.

5. Lima Danau Festival, 1-9 April 2020, di Kabupaten Solok.

6. Paragliding Championship, 2-9 Mei 2020, di Kabupaten Agam.

7. Alek Bakajang, 28 Mei-4 Juni 2020, di Kabupaten Limapuluh Kota.

8. Pacu Codang Batang Suliti, 8-9 Juni 2020, di Kabupaten Padang Pariaman.

9. Hari Keluarga Nasional, 14 Juni 2020, di Kota Padang.

10. Penas Tani, 20-25 Juni 2020, di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

11. Bakcang dan Lamang Baluo Festival, 25-28 Juni 2020, di Kota Padang.

12. Pesona Gandoriah Festival, 28 Juni-3 Juli 2020, di Kota Pariaman.

13. Pesona Danau Maninjau, 14-19 Juli 2020, di Kabupaten Agam.

14. Flying Duck Race In, 4 Juli-26 September 2020, di Kota Payakumbuh.

15. Bakaua Adat, 29 Juli 2020, di Kabupaten Sijunjung.

16. Minangkabau Silek Retreat, 1-6 Agustus 2020, di Kota Padang Panjang.

17. Siti Nurbaya, 2-5 Agustus 2020, di Kota Padang.

18. International Dragon Boat Festival, 7-9 Agustus 2020, di Kota Padang.

19. Telong-Telong Parade, 7 Agustus 2020, di Kota Padang.

20. Indonesia Chanel, 13 Agustus 2020, di Kota Padang.

21. Pesona Hoyak Tabuik Piaman, 1-15 September 2020, di Kota Kota Pariaman.

22. Tour de Singkarak, 7-15 September 2020, even Sumatera Barat.

23. Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (Sisaca), 12-20 September 2020, di Kota Sawahlunto.

24. Tambo Fine Arts Exhibition, 18-21 September 2020, di Kota Bukittinggi.

25. Culmination Point, 23 September 2020, di Kabupaten Pasaman.

26. Solok Regency International October Festival (KA-sIOFest) 10-19 Oktober 2020, di Kabupaten Solok.

27. Mambantai Kabau Nan Gadang, 15 Oktober 2020, di Kabupaten Solok Selatan.

28. Air Bangis Enchantment Festival, 25-28 Oktober 2020, di Kabupaten Pasaman Barat.

29. Uda Uni West Sumatra, 29-30 Oktober 2020, even Sumatra Barat.

30. Minang Geopark Run, 20-21 November 2020, even Sumatra Barat.

31. Pariaman International Trathlon, 22-23 November 2020, di Kota Pariaman.

32. Payakumbuh Botuang Festival, 23-24 November 2020, di Kota Payakumbuh.

33. Pesona Minangkabau Festival, 4-6 Desember 2020, di Kabupaten Tanah Datar.

34. Baralek Gadang 14-15 Desember 2020, di Kota Solok.

35. Bagodang Lima Kota, 19 Desember 2020, di Kota Payakumbuh. (*)

Baca Juga

Penulis: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Viral Penculikan Anak di Sumbar, Bagaimana Mencegahnya?

YouTube channel KlikPositif.com