Limapuluh Kota Berpotensi Hujan, Banjir dan Longsor Mengintai Sejumlah Kecamatan

Kepala BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir memantau air sungai yang mulai naik.
Kepala BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir memantau air sungai yang mulai naik. (Ist)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF-Potensi hujan yang diprediksi masih akan mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota dan sekitarnya untuk dua bulan ke depan disikapi BPBD daerah tersebut dengan memastikan kesiapan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan bencana yang bisa saja terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir mengatakan, sebagai salah satu daerah rawan bencana di Sumbar, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap sejumlah kecamatan yang cukup rawan terjadinya bencana banjir dan longsor.

"Ada tujuh kelurahan yang rawan, yakni Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kecamatan Akabiluru, Kecamatan Harau, Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Mungka, Kecamatan Pangkalan," kata Joni Amir, Rabu (15/1).

Baca Juga

Untuk mengantisipasi dampak dari bencana tersebut, kesiapan TRC dan KSB dinilainya cukup penting.

"Apabila air sudah naik, TRC dan KSB akan menginformasikan kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri sehingga kerugian dapat diminimalisir," sebutnya.

Ia mengimbau masyarakat yang berdomisili di daerah yang rawan banjir untuk selalu waspada terlebih ketika intensitas hujan di daerah tersebut tinggi.

"Kita memang sudah mengedukasi masyarakat kita yang ada di daerah yang berpotensi banjir. Tapi ketika cuaca begini, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada," kata dia.

Seperti diketahui, Selasa (14/1) kemarin, hujan dengan intensitas cukup tinggi kembali mengguyur wilayah Limapuluh Kota dan sekitar. Dan untuk Rabu (15/1) ini, sampai dengan siang hari sebagian daerah itu juga diguyur hujan dengan intensitas sedang dan ringan.

"Kalau kemarin ada lima kecamatan yang tergenang air, yaitu Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Pangkalan, Kecamatan Harau, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kecamatan Payakumbuh, dan Kecamatan Mungka. Mudah-mudahan hari ini air sudah kembali surut karena hujan tidak begitu deras lagi," pungkas Joni. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Taufik Hidayat | Editor: Ramadhani